
Kelompok peretas atau hacker Anonymous Indonesia membela Salsa Erwina Hutagalung. (Instagram @sebelum_dibungkam)
JawaPos.com - Kelompok peretas atau hacker Anonymous Indonesia mendadak menjadi sorotan setelah merilis pernyataan publik terkait upaya mereka melindungi influencer kritis Salsa Erwina Hutagalung dari ancaman peretasan kelompok berbahaya bernama Black Phantom.
Dalam sebuah video yang beredar melalui akun Instagram @sebelum_dibungkam, Anonymous Indonesia menegaskan keberpihakan mereka terhadap Salsa yang dikenal lantang menyuarakan kritik tajam terhadap pemerintah.
Kelompok ini bahkan menyebut dirinya sebagai 'perisai digital' bagi sang aktivis muda.
“Privasimu adalah harga mati, tidak ada satu bait pun dari data pribadimu akan bocor,” tegas Anonymous Indonesia dalam pernyataannya, Jumat (5/9).
Dalam video yang kemudian viral di media sosial, Anonymous Indonesia mengklaim berhasil membendung serangan yang dilancarkan Black Phantom.
Kelompok peretas asal luar negeri itu disebut mencoba menanamkan berbagai malware berbahaya, mulai dari Agent Tesla infostealer, keylogger injection, hingga remote access trojan (RAT) yang memungkinkan kendali penuh terhadap perangkat korban.
Namun, menurut Anonymous Indonesia, serangan tersebut gagal total karena sistem pertahanan mereka lebih dulu menutup jalur akses berbahaya.
“Kami memblokir script, menutup koneksi berbahaya, dan memutus serangan di level jaringan. Akses mereka hancur, jejak mereka kini dalam pengawasan kami,” ungkap kelompok itu.
Sebagai informasi, Salsa Erwina Hutagalung beberapa pekan terakhir menjadi figur publik yang ramai diperbincangkan. Ia dikenal sebagai salah satu penggagas “17+8 Tuntutan Rakyat”, sebuah inisiatif yang tengah menunggu tindak lanjut pemerintah.
Sikap vokalnya kerap menuai dukungan publik, tetapi juga membuatnya rentan terhadap serangan, baik di dunia nyata maupun digital.
Melihat risiko tersebut, Anonymous Indonesia menyatakan apresiasi terhadap keberanian Salsa dan berjanji menjaga keamanan digitalnya. Mereka menegaskan bahwa perjuangan suara kritis tak boleh dibungkam lewat intimidasi siber.
Kehadiran Anonymous Indonesia dalam kasus ini menandai fase baru dalam dinamika aktivisme digital di Indonesia. Dukungan kelompok peretas ini menunjukkan bahwa serangan siber kini juga menjadi bagian dari pertarungan wacana politik dan kebebasan berekspresi.
Di akhir pernyataannya, mereka menyampaikan pesan penuh simbol.
“Engkau tidak sendiri, jutaan mata melihatmu di jaringan. Kami Anonymous Indonesia, perisai tak terlihat, penjaga tak bernama, suara yang tak bisa dibungkam," tandas Anonymous Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022