
Begini tampang pelaku yang menabrakkan mobil taktis Brimob ke pengemudi ojek online (Ojol) Bernama Affan Kurniawan. (Instagram @divisipropampolri)
JawaPos.com - Media sosial (medsos) sempat ramai dengan tudingan 7 anggota Brimob yang tengah menjalani proses etik bukan polisi. Tudingan tersebut langsung ditepis oleh Divisi Propam Polri. Para terduga pelanggar kode etik itu dipastikan personel Korps Bhayangkara. Mereka memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).
Karowabprof Divisi Propam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto menyampaikan hal itu kepada awak media di Jakarta. Dia menyatakan bahwa pihaknya bekerja berdasar fakta. Tidak mungkin Divisi Propam Polri memproses etik seseorang yang bukan personel Polri.
”Dari Kompolnas langsung sudah melaksanakan pengecekan dan kita berikan akses penuh untuk tim Kompolnas, sudah langsung melihat dan menanyakan serta minta KTA. Dan nanti bisa dijawab oleh tim pengawas eksternal kalau mungkin masih diragukan,” kata Agus.
Jenderal bintang satu Polri itu pun menyampaikan bahwa pihaknya bekerja berdasar fakta. Namun, memang sampai saat ini nama-nama lengkap 7 personel Korps Brimob itu belum dibuka. Sebab, ada asas praduga tak bersalah yang juga harus dihormati. Sehingga Polri baru mengungkap inisial, pangkat, dan jabatan.
”Kami menghargai dalam hukum itu masih dalam praduga tak bersalah dan inisial sudah kami bacakan. Setiap orang punya Hak Asasi Manusia, sehingga nanti pada jadwalnya hari Rabu sudah ada sidang kode etik,” jelasnya.
Saat dikonfirmasi secara terpisah, Anggota Kompolnas Choirul Anam menyampaikan bahwa pihaknya memang sudah melihat langsung KTA seluruh personel Brimob Polri tersebut. Dia menyatakan bahwa sejak awal, pihaknya langsung mendapat daftar dan data 7 pesonel Brimob yang diduga melanggar kode etik.
”Kami sudah melakukan verifikasi, pendalaman. Kan di awal itu kami dikasih daftar, terus cek daftarnya, terus cek orangnya. Tapi, karena diisukan di media sosial bahwa ada salah satu yang bukan, kami cek kembali. Cara ngeceknya ya kami lihat KTA-nya langsung, mencocokkan wajahnya, terus menggali cerita singkat soal peran dia dalam mobil rantis tersebut,” beber Anam.
Berdasar hasil pengecekan itu, Kompolnas memastikan bahwa 7 personel Brimob itu adalah polisi. Bukan seperti yang ditudingkan dan beredar di media sosial. Meski begitu, pihaknya tetap menghaturkan terima kasih atas partisipasi publik di media sosial. Sehingga pihaknya bisa melakukan pengecekan ulang.
”Kami ucapkan terima kasih juga untuk partisipasi publik untuk memberikan masukan dan informasi atas proses ini. Maka kami follow up (informasi dari) social media tersebut dengan cara verifikasi mendalam,” imbuhnya.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
