
Massa melakukan penjarahan di rumah anggota DPR RI Eko Patrio di Setiabudi, Sabtu (30/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Rumah anggota DPR RI Eko Patrio mulai di jarah massa. Sejumlah orang terlihat mulai memasuki kawasan perumahan Eko senilai Rp 150 miliar di Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (30/8).
Tak lama mereka mulai keluar dengan membawa berbagai barang. Mulai dari tas branded, pakaian mewah dan sejumlah barang elektronik seperti kulkas, dispenser hingga TV, ikut dibawa massa.
Dari video yang diterima JawaPos.com, pelaku penjarahan tidak hanya dilakukan masyarakat umum, tapi juga mereka yang berseragam sopir ojek online.
Masih lengkap dengan seragam dan helmnya, para sopir ojol bergiliran keluar masuk ke dalam rumah mewah Eko Patrio.
Penjarahan di rumah Eko Patrio dilakukan tak lama setelah massa menjarah rumah anggota DPR lainnya, Ahmad Sahroni.
Rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diserbu massa pada Sabtu (30/8). Aksi penjarahan berlangsung sejak sore hingga malam hari, dengan berbagai barang mewah digondol tanpa bisa dicegah.
Berdasarkan pantauan di JawaPos di lokasi, massa terlihat keluar masuk rumah politisi NasDem itu sambil membawa aneka barang. Mulai dari TV berukuran besar, kursi, sofa, meja, hingga tas dan jam tangan mewah.
"Cair, cair, cair," teriak massa sambil melenggang dengan barang bawaannya.
Tak hanya itu, potongan action figure Iron Man dan Spiderman pun ikut diangkut. Warga sekitar Warakas, Tanjung Priok, hanya bisa menyaksikan massa yang berulang kali keluar masuk rumah Sahroni. Mereka terlihat pasif, sementara massa tetap leluasa membawa barang.
Meski sejumlah aparat TNI sempat berdatangan ke lokasi, aksi penjarahan tetap berlangsung. Massa seolah tidak gentar, bahkan terus melanjutkan aksinya dengan santai.
Setelah disebut-sebut sebagai penyebab aksi demonstrasi besar-besaran di sejumlah wilayah, Eko akhirnya buka suara dan menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf. Permohonan maaf itu dilakukan Eko bersama dengan penyanyi kondang sekaligus anggota DPR RI Sigit Purnomo alias Pasha Ungu.
Melalui postingan video instagram pribadinya, Eko Patrio mengaku menyesal dan meminta maaf kepada masyarakat.
"Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan. Saya mendengar seluruh aspirasi masyarakat mengenai kecewaan yang ada," ujar Eko.
Ia menegaskan bahwa tindakannya sama sekali tidak berniat memperkeruh suasana, apalagi melukai perasaan pihak-pihak yang terdampak.
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta, maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi. Tidak sedikit pun terbesit niat dari saya untuk memperkeruh keadaan. Tentunya ke depan saya akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan juga menyampaikan pendapat," tambahnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
