
Penanaman pohon oleh PT Pelindo Terminal Petikemas di TPK Banjarmasin. (Istimewa).
JawaPos.com - PT Pelindo Terminal Petikemas menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh terminal yang dikelola perusahaan. Sedikitnya 1.500 pohon dari berbagai jenis ditanam, mulai dari TPK Belawan di Sumatera Utara hingga TPK Merauke di Papua.
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk keberlanjutan (sustainability).
Selain itu juga untuk menjaga keasrian lingkungan di area terminal peti kemas. Selama ini, pelabuhan kerap dianggap sebagai kawasan yang panas dan sumber polusi akibat operasional alat di terminal dan truk yang masih menggunakan bahan bakar fosil.
“Stigma yang ada di masyarakat pelabuhan adalah tempat yang kotor, kumuh, panas dan sumber polusi. Itu semua tidak benar, area kerja kami di terminal peti kemas saat ini sudah bersih, tertata rapi, dan juga asri berkat adanya pepohonan yang rindang,” kata Widyaswendra, Jumat (15/8).
Ia menambahkan, sebagian besar peralatan operasional terminal peti kemas seperti derek peti kemas di dermaga (quay container crane) dan derek peti kemas di lapangan penumpukan (rubber tyred gantry crane) telah dikonversi menggunakan tenaga listrik.
Transformasi yang dijalankan PT Pelindo Terminal Petikemas tidak hanya menyentuh aspek operasional untuk meningkatkan produktivitas terminal, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan dan pengembangan sumber daya manusia di setiap terminal.
Penanaman pohon di kantor pusat PT Pelindo Terminal Petikemas. (Istimewa).
“Penataan tidak hanya dilakukan di dalam area terminal peti kemas, namun juga dilakukan di area pemukiman di luar terminal seperti penataan kampung, desa binaan, pemberian bantuan pengolahan sampah, dan hal positif lainnya,” tambahnya.
Ketua DPC Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Balikpapan, Firman Tola, yang hadir dalam penanaman pohon di Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, aksi penanaman pohon merupakan langkah untuk mempercantik lingkungan dan memberikan udara bersih.
Firman berharap terminal peti kemas dapat menjadi tempat bekerja yang nyaman dan sehat bagi semua pihak yang berkepentingan. Dia juga menyebut setiap pihak perlu ikut menjaga lingkungan terminal yang menjadi rumah bersama.
“Ini adalah hal yang berbeda, tidak hanya semarak dengan atribut dan lomba-lomba, PT Pelindo Terminal Petikemas dan grup usaha juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan kerja, termasuk yang ada di KKT ini,” terangnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Achmad Jazidie, menilai PT Pelindo Terminal Petikemas memiliki komitmen kuat terhadap kelestarian lingkungan.
Unusa telah beberapa kali bekerjasama dalam penyediaan akses air bersih dan pengelolaan sampah. Terutama di lingkungan pesantren yang memiliki keterbatasan akses air bersih dan pengelolaan sampah rumah tangga.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
