Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 15.33 WIB

Kemnaker Gandeng Sampoerna Dukung Pekerja Terdampak PHK di Pasuruan

Menaker Yassierli di acara Program Peduli PHK yang digagas Kemnaker dengan Sampoerna di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (8/8/2025)/(Istimewa). - Image

Menaker Yassierli di acara Program Peduli PHK yang digagas Kemnaker dengan Sampoerna di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (8/8/2025)/(Istimewa).

JawaPos.com — Dalam upaya membantu para pekerja atau buruh yang kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK), Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan program Peduli PHK di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (8/8/2025).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, Peduli PHK merupakan langkah strategis pemerintah untuk memberikan harapan baru bagi mereka yang terdampak. “Ini adalah bentuk intervensi strategis agar pekerja/buruh terdampak tidak jatuh dalam ketidakpastian ekonomi. Kita berupaya memberikan harapan dan peluang baru,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menaker secara simbolis menyerahkan Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kepada peserta pelatihan. Program JKP memastikan hak pekerja tetap terpenuhi melalui bantuan uang tunai, akses informasi pasar kerja, serta pelatihan yang mempersiapkan mereka kembali bekerja.

Kegiatan di Pasuruan ini mencakup tiga agenda terintegrasi. Pertama, pelatihan kewirausahaan bagi 200 pekerja terdampak PHK. Selama dua hari, peserta mendapatkan pelatihan upskilling dan reskilling, motivasi usaha, serta berbagi pengalaman langsung dengan pelaku UMKM sukses. Sebanyak 25 peserta terbaik akan memperoleh pendampingan bisnis intensif selama sebulan.

Kedua, layanan Keluarga Berencana (KB) di tempat kerja, hasil kolaborasi Kemnaker, BKKBN, dan PT HM Sampoerna Tbk., yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan reproduksi pekerja. Upaya ini diharapkan berdampak positif pada kualitas hidup dan produktivitas jangka panjang.

Ketiga, peluncuran buku “Penerapan Hubungan Industrial Pancasila Berdasarkan Falsafah Tiga Tangan” sebagai panduan praktis membangun hubungan kerja yang harmonis, berlandaskan gotong royong, kemitraan, dan keadilan sosial.

Menaker menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga ketahanan tenaga kerja di tengah tantangan dunia kerja. Ia pun mengapresiasi dukungan PT HM Sampoerna Tbk., BPJS Ketenagakerjaan, dan BKKBN.

“Saya berharap semangat kolaborasi ini menjadi contoh yang bisa direplikasi oleh perusahaan dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” pungkas Yassierli.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore