Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 13.20 WIB

Marsma TNI Fajar Adriyanto: Gagas Olah Raga Dirgantara Sebelum Gugur

Jenazah Marsma TNI Fajar Adrianto akhirnya tiba di rumah duka di Jl. Triloka XI No. K14, Kompleks TNI AU, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (3/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

JawaPos.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengenang Marsma TNI Fajar Adriyanto sebagai sosok inspiratif yang tak henti mendorong kemajuan dunia kedirgantaraan. 

Menurut Maruli, Fajar tengah menggagas pembentukan komunitas olahraga dirgantara. Semangatnya begitu besar untuk memajukan penerbangan, tak hanya di lingkup militer, tapi juga bagi masyarakat umum.

“Namun, saya dengar juga beliau sedang membuat perkumpulan pecinta penerbangan, olahraga Dirgantara. Beliau sangat antusias untuk membentuk,” kenangnya, Minggu (3/8).

Maruli menambahkan, Fajar merupakan figur penting di dunia dirgantara yang dihormati banyak kalangan.

“Dan di keluarga besar Dirgantara juga beliau adalah sosok yang sangat jadi figur. Mudah-mudahan lah keluarga yang ditinggalkan (diberi ketabahan),” tambahnya.

Fajar meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat saat latihan di Bogor. Maruli menyebut insiden ini sebagai musibah besar yang menjadi pelajaran bagi semua pihak.

“Kecelakaan ya, musibah. Mudah-mudahan ini bisa pembelajaran buat kami juga, teman-teman yang lain. Supaya lebih hati-hati dalam kegiatan-kegiatan,” ungkap Maruli.

Maruli juga mengaku banyak menghabiskan waktu berdiskusi bersama Fajar selama sama-sama bekerja Jakarta.

“Kita sering berkumpul bersama, diskusi, sering bercerita juga tentang ke Dirgantaraan,” katanya.

“Ya banyak waktulah, kebetulan kami sudah sama-sama di Jakarta, jadi sering kita bertemu,” lanjutnya.

Kronologi Jatuhnya Pesawat di Ciampea

Insiden nahas ini terjadi pada Minggu (3/8) di Ciampea, Bogor. Pesawat jenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 milik FASI jatuh saat latihan rutin.

Kadispen AU, I Nyoman Suadnyana menjelaskan, pesawat lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pukul 09.08 WIB dalam rangka latihan. Namun, pukul 09.19 WIB, pesawat hilang kontak dan ditemukan jatuh di dekat TPU Astana, Desa Benteng.

“Namun, Marsma TNI Fajar Adriyanto dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit,” terang Nyoman.

Pesawat yang diterbangkan Marsma Fajar bersama co-pilot Roni dinyatakan laik terbang dan mengantongi izin resmi dengan nomor SIT/1484/VIII/2025.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore