Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Juli 2025 | 23.58 WIB

Identitas Jenazah yang Ditemukan Kemarin di Selat Bali Terungkap, Dipastikan Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Tim Disaster Victim Identification (DIV) Polda Jatim mengidentifikasi jenazah korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. (Dokumentasi Radar Banyuwangi) - Image

Tim Disaster Victim Identification (DIV) Polda Jatim mengidentifikasi jenazah korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. (Dokumentasi Radar Banyuwangi)

JawaPos.com - Identitas satu jenazah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan Tim SAR gabungan pada Minggu pagi (6/7) kemarin, akhirnya terungkap. Ia adalah I Kadek Oka, 51 tahun.

Warga Desa Banjarangkat, Kecamatan Banjarangat, Kabupaten Klungkung, Bali tercatat sebagai salah satu penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.

Kasubdit Dokpol Polda Jatim, AKBP Adam Bimantoro mengatakan Tim Disaster Victim Identification (DIV) berhasil mengidentifikasi jenazah dengan kesesuaian data primer dan data sekunder.

Data primer, dalam hal ini adalah pemeriksaan sidik jari dan rekam gigi. Sementara data sekunder, adalah terkait terkait ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan (kaos biru dan celana pendek berwarna coklat).

"Jenazah atas nama I Kadek Oka berjenis kelamin laki-laki, berusia 51 tahun,’’ ujar AKBP Adam dalam konferensi pers Posko DVI Biddokkes Polda Jatim di RSUD Blambangan, Senin (7/7).

Lebih lanjut, AKBP Adam mengungkapkan bahwa korban memiliki ciri-ciri berwajah bulat, berambut botak, berkumis dan berjenggot, memiliki rambut lurus beruban, daun telinga melengkung ke depan, serta tidak dikhitan.

”Saat ini tim DIV masih mengidentifikasi satu korban lain yang ditemukan (nelayan) di perairan wilayah Kecamatan Muncar, pada Minggu sore. Hasil identifikasi akan diumumkan setelah korban ditemukan,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama mengatakan bahwa proses identifikasi dilakukan menyeluruh, mulai dari pengambilan data primer hingga pemeriksaan ciri-ciri fisik dan properti korban.

“Pemeriksaan antemortem memperkuat hasil identifikasi. Jenazah (korban KMP Tunu Pratama Jaya) yang telah terkonfirmasi akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” tutur Kombes Pol Rama.

Kronologi singkat
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dilaporkan terbalik dan tenggelam di Selat Bali saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Laporan dari Dermaga LCM Gilimanuk mengungkapkan bahwa KMP Tunu Pratama Jaya sempat mengirim sinyal darurat pada pukul 00.16 WITA. Tak berselang lama, tepat pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout.

Cuaca ekstrem juga disebut menjadi salah satu penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Gelombang laut setinggi 2,5 meter di Selat Bali membuat kapal kehilangan stabilitas dan karam di titik koordinat -08°09.371', 114°25, 1569. 

Berdasarkan data manifest, saat peristiwa nahas tersebut terjadi, KMP Tunu Pratama Jaya sedang membawa 65 orang, dengan rincian 53 penumpang dan 12 kru kapal.

Pada hari pertama pencarian, Tim SAR berhasil mengevakuasi 36 orang. Sementara pada hari kedua hingga hari ketiga, hasil operasi pencarian nihil, tim SAR hanya menemukan barang-barang yang diduga milik korban.

Kemudian pada operasi keempat, Minggu (6/7), upaya yang dilakukan tim SAR gabungan mulai membuahkan hasil. Satu jenazah laki-laki ditemukan pada Minggu pagi, dan dua jenazah ditemukan pada Minggu sore.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore