
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerahkan rumah kepada keluarga prajurit yang gugur dalam medan tugas sejak 2020-2025. (TNI AD)
JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerahkan santunan kepada keluarga prajurit yang gugur dalam penugasan pada 2020-2025. Total ada 25 orang istri prajurit yang mendapat rumah dari Angkatan Darat. Kepada puluhan istri prajurit itu, Maruli menegaskan bahwa pengorbanan suami mereka tidak sia-sia.
Maruli menyampaikan bahwa rumah yang diberikan oleh TNI AD kepada 25 istri prajurit tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan. Bagi TNI AD, jasa-jasa prajurit yang gugur di medan tugas sangat besar. Mereka rela berkorban nyawa demi menjaga kedaulatan bangsa. KSAD menyerahkan rumah tersebut secara simbolis kepada perwakilan istri prajurit.
Selain rumah, bantuan lain juga diberikan oleh Maruli. Diantaranya beasiswa pendidikan bagi putra-putri prajurit hingga usia 25 tahun. Beasiswa itu diberikan sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam menjamin masa depan keluarga para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk bangsa. Yakni para prjurit TNI AD yang gugur di medan tugas.
”Mudah-mudahan ibu-ibu bisa kuat, anak-anak bisa dididik dengan baik, dan selalu ingat bahwa pengorbanan suami ibu-ibu tidaklah sia-sia,” kata dia sebagaimana keterangan resmi TNI AD pada Jumat (27/6).
Acara yang berlangsung di Markas Besar TNI AD (Mabesad) pada Kamis (26/6) itu berlangsung secara luring dan daring. Meski ada yang mengikuti acara lewat video conference, acara tersebut tetap emosional bagi Jenderal Maruli dan para penerima bantuan yang berasal dari seluruh penjuru tanah air. Dalam dialog yang mengalir penuh empati, Maruli memastikan bahwa pengorbanan para prajurit tidak akan pernah dilupakan.
Selain istri-istri prajurit yang gugur di medan tugas, bantuan juga diberikan kepada 5 orang prajurit yang kini menjadi penyandang disabilitas. Mereka yang mengalami luka dalam penugasan yang dijalani pada 2019-2024. Jenderal Maruli memastikan bahwa TNI AD akan terus hadir memberi perhatian dan dukungan nyata terhadap masa depan mereka.
”Bagi prajurit yang gugur, baik yang sudah maupun belum mengambil kredit rumah, secara otomatis akan mendapatkan rumah non-dinas. Begitu juga bagi prajurit dengan kategori cacat C Tingkat II. Dana TWP juga akan dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan anak-anak prajurit,” ujarnya.
Maruli menyampaikan bahwa selama 1,5 tahun menjabat, pihaknya telah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem Tabungan Wajib Perumahan (TWP). Proses itu akan terus dilanjutkan demi menjawab kebutuhan nyata prajurit di lapangan. Dia mengungkapkan, tahun ini TNI AD telah memiliki 17 sekolah, dan akan kembali membangun 1 sekolah lagi sebagai bagian dari komitmen mendukung pendidikan anak-anak keluarga prajurit.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
