Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Juni 2025 | 03.08 WIB

Percepatan Proses Evakuasi WNA Brasil, Jalur Pelawangan 4 Sembalun Menuju Puncak Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Proses evakuasi pendaki asal Brazil yang jatuh ke dalam jurang di Gunung Rinjani. (Basarnas) - Image

Proses evakuasi pendaki asal Brazil yang jatuh ke dalam jurang di Gunung Rinjani. (Basarnas)

JawaPos.com - Proses pencarian Juliana, warga negara asing (WNA) Brasil yang terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani masih berlangsung. Otoritas pengelola menutup sementara jalur pendakian. Tepatnya di jalur Pelawangan 4 Sembalun menuju puncak Gunung Rinjani. 

Pengumuman penutupan tersebut diumumkan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Jakarta (24/6). Penutupan ini dilakukan sampai proses pencarian Juliana berakhir. Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Yarman Wasur mengatakan, aktivitas pendakian dari Pelawangan 4 jalur wisata Pendakian Sembalun menuju puncak gunung rinjani ditutup sementara mulai 24 Juni sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Dia menjelaskan penutupan sementara itu dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi. Serta mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan tim evakuasi. "Pengunjung masih dapat melakukan pendakian di seluruh jalur wisata pendakian sampai dengan lokasi Pelawangan 4 Sembalun," katanya. Yarman mengimbau para pendaki untuk tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan dalam pendakian.

Kemenhut juga melaporkan tim dari Kedutaan Brasil untuk Indonesia juga sudah tiba di posko pencarian. Perwakilan dari Kedutaan Brasil itu bernama Hellena Massote. Dia sudah mendapatkan penjelasan yang komplit dari koordinator lapangan pencarian. Termasuk skenario pencariannya. 

Hellena mengatakan dia diutus ke posko pencarian untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. Selain itu juga ingin memberikan informasi yang riil kepada keluarga korban. Pasalnya menurut dia, banyak informasi tidak bener yang beredar di lapangan.

Sebelumnya Menhut Raja Antoni memastikan pemerintah Indonesia serius dalam menangani proses evakuasi. Raja Antoni menyebut pagi ini dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, Gubernur NTB hingga Kapolda NTB terkait porses lanjutan evakuasi. Total ada 4 helikopter telah disiapkan untuk membantu evakasi. "Pemerintah semua serius untuk menangani kasus ini. Jam 7 pagi tadi teman-teman dari balai dan semua sudah ke TKP lagi," katanya.

Raja lantas meminta doa dan dukungannya masyarakat Indonesia, agar cuaca cerah. Sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan baik. Sebelumnya, proses evakuasi diketahui sempat mengalami kendala karena medan dan cuaca yang kerap terjadi badai di lokasi. 

Diberitakan sebelumnya turis 27 tahun itu dilaporkan terjatuh pada Sabtu (21/6). Sampai sekarang proses pencarian korban masih berlangsung. Hasil laporan dari lapangan menyebutkan, korban dilaporkan terjatuh ke arah Danau Segara Anak dengan perkiraan kedalaman 150-200 meter sekitar pukul 06.30 WITA. Tepatnya di titik Cemara Nunggal yang merupakan jalur menuju puncak Rinjani.

Dari catatan pendakian diketahui korban melakukan pendakian melalui pintu Sembalun pada tanggal 20 Juni bersama dengan 12 orang lainnya. Proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan banyak pihak. Di antaranya Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI, Polri, BPBD, Damkar, hingga relawan. Proses evakuasi mengalami kendala dikarenakan kondisi cuaca yang berkabut dan medan yang sulit.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore