
Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka rangkaian perayaan Tahun Baru Muharram 1447 H di Car Free Day Jakarta (22/6). (Humas Kemenag)
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) membuat banyak agenda menyambut Tahun Baru Muharram 1447 Hijriyah.
Di antaranya adalah nikah massal yang akan diikuti 100 pasangan. Kegiatan nikah ini dikhususkan bagi pasangan baru, bukan untuk yang menikah lagi atau poligami.
Rangkaian gebyar Muharram tersebut diawali dengan Syiar Muharram 1447 Hijriyah di ajang Car Free Day (CFD) Jakarta pada Minggu (22/6). Acara ini dipimpin langsung oleh Menag Nasaruddin Umar. Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.500 peserta.
Nasaruddin mengulas alasan mengapa hijrah dipilih sebagai penanda awal penanggalan Islam.
Dia menjelaskan, penetapan awal tahun Hijriah ditetapkan melalui kesepakatan para sahabat dan para gubernur, dalam sebuah pertemuan atau musyawarah resmi.
Mereka sepakat bahwa peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah menjadi tonggak penting lahirnya tatanan masyarakat yang berkeadilan dan majemuk.
Saat itu para sahabat Rasulullah SAW tidak menjadikan peristiwa kelahiran Nabi Muhammad, turunnya Alquran (Nuzulul Quran), maupun Isra Mi’raj sebagai acuan penanggalan Islam. Hal ini karena peristiwa itu bersifat khusus bagi umat Islam.
Untuk itu Nasaruddin mengatakan peringatan Tahun Baru Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai tradisi keagamaan umat Islam. Tetapi juga sebagai simbol kebebasan, keadilan, dan kesetaraan bagi seluruh elemen masyarakat.
“Yang kita lakukan pada pagi hari ini adalah pesta kebersamaan. Kita merayakan perbedaan," katanya.
Imam besar Masjid Istiqlal itu mengatakan, hijrah itu milik semua agama, etnik, dan komponen masyarakat. Sebagaimana terjadi di Madinah pada masa Rasulullah. "Inilah makna hijrah yang ingin kita wariskan,” ujar Nasaruddin.
Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad, menambahkan kegiatan CFD Syiar Muharam kali ini mengusung tema besar Damai Bersama Manusia dan Alam.
Tema ini lahir dari kesadaran bahwa ajaran Islam mengajarkan manusia untuk hidup rukun dengan sesama dan menjaga lingkungan.
Ada dua agenda utama dilaksanakan pada CFD Syiar Muharam. Yaitu pembagian bibit pohon secara simbolis oleh Menag kepada peserta. Sebagai pengingat bahwa menanam pohon adalah bentuk ibadah dan wujud kepedulian terhadap bumi.
Kemudian Syiar Muharam di CFD yang membawa semangat baru dalam merayakan Tahun Baru Islam di ruang publik secara ceria, terbuka, dan inklusif.
Dakwah sosial seperti ini menjadi upaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat secara ramah.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
