Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Juni 2025 | 21.24 WIB

Fakta-Fakta Ancaman Bom Terhadap Pesawat Saudia Airlines Jemaah Haji Indonesia, Dua Ancaman dalam Lima Hari

Ilustrasi pesawat Saudia Airlines mengangkut jemaah haji. - Image

Ilustrasi pesawat Saudia Airlines mengangkut jemaah haji.

JawaPos.com - Kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi turut disertai dengan ancaman bom pada dua pesawat Saudia Airlines. Hanya dalam waktu lima hari, dua pesawat mendapat ancaman bom. Pertama terjadi pada Selasa (17/6). Kedua terjadi pada Sabtu (21/6). Berikut fakta-fakta di balik ancaman bom tersebut. 

Pada 17 Juni lalu, pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV5726 rute mendapat ancaman bom pada pukul 07.30 WIB. Pesawat itu terbang dari Jeddah menuju Jakarta dengan membawa 442 penumpang. Ancaman bom membuat pilot memutuskan mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumut). 

Ancaman bom terhadap pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV5726 mendapat atensi banyak pihak. Mabes Polri dan Mabes TNI mengerahkan tim untuk menanggulangi ancaman tersebut. Diantaranya pasukan khusus Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), Tim Jihandak Pasukan Zeni Kodam I Bukit Barisan, Tim Jibom Brimob Polda Sumut, hingga Densus 88 Antiteror Polri. 

Setelah diperiksa dan dipastikan aman oleh semua pihak terkait, pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV5726 melanjutkan penerbangan ke Jakarta pada Rabu (18/6). Pesawat itu terbang dari Bandara Internasional Kualanamu pada pukul 08.42 WIB dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 10.40 WIB. 

Selang beberapa hari, ancaman bom terhadap pesawat jemaah haji kembali muncul. Kali ini dialami oleh pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV5688. Pesawat tersebut terbang membawa 387 penumpang dengan rute Jeddah (Arab Saudi)-Muscat (Oman)-Surabaya (Indonesia). Akibatnya, pilot memutuskan mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu.

Berdasar informasi dari aparat terkait, informasi ancaman bom diterima oleh pilot pada pukul 08.55 WIB. Pilot kemudian memutuskan mendarat darurat. Pukul  09.27 pesawat tersebut sudah landing di Bandara Internasional Kualanamu dan langsung masuk Taxiway A5 untuk mengevakuasi penumpang, pemeriksaan barang penumpang, dan pemeriksaan pesawat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore