
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Iran. Keputusan diambil setelah dilakukan peningkatan status siaga I oleh pemerintah menyusul eskalasi konflik Israel-Iran yang terus terjadi.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan, saat ini kondisi 386 WNI di Iran dalam posisi yang tidak baik. Mereka terancam serangan-serangan yang kini disebutnya tak hanya menyasar militer Iran tapi juga mengarah ke warga sipil.
Karenanya, Menlu memutuskan untuk meningkatkan level kesiagaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dari level siaga II, menjadi level siaga I.
"Kemudian mulai juga meraksanakan langkah-langkah kontingensi dan langkah-langkah evakuasi bagi warga negara Indonesia," ujar Sugiono dalam keterangan resminya, pada Kamis (19/6).
Diakuinya, sejak dua hari yang lalu ia sudah menginstruksikan kepada jajaran di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan KBRI Teheran untuk melakukan asesmen terhadap rencana dan kemungkinan-kemungkinan evakuasi WNI di sana. Hal ini ditindaklanjuti dengan adanya komunikasi dengan sejumlah negara tetangga Iran untuk pengaturan izin melewati perbatasan jika evakuasi dilaksanakan.
"Kami juga sudah berkomunikasi dengan negara tetangga Iran, memohon supaya pada saat terjadi evakuasi nanti warga negara kita diberi kemudahan melewati perbatasannya karena situasi juga semakin tidak menguntungkan," paparnya.
Sugiono berharap, ketengangan yang terjadi di Timur Tengah ini bisa segera usai. Konflik Israel-Iran ini tengah menjadi perhatian semua pihak termasuk negara-negara OKI. Rencananya, pada 21 Juni nanti, menlu-menlu OKI akan mengadakan konferensi darurat di Istanbul, Turki untuk membahas masalah ini.
Baca Juga: Kutukan Mugello: Marc Marquez Terancam, Francesco Bagnaia Siap Menggila di MotoGP Italia 2025!
Seperti diketahui, konflik menahun antara Israel-Iran akhirnya berubah menjadi perang terbuka setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Iran pada 13 Juni lalu. Serangan ini menyasar sejumlah titik vital, seperti instalasi nuklir Iran. Bahkan, turut menargetkan ilmuwan-ilmuwan nuklir Iran.
Tak terima dengan hal itu, Iran pun melakukan serangan balasan. Serangan rudal balistik langsung dikerahkan ke Tel Aviv.
Kondisi saling serang ini pun terus berlangsung hingga Rabu (18/6). Sejumlah media Iran, seperti dilansir Anadolu, melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Iran telah bertambah menjadi 585 orang. Selain itu, ada 1.326 lain terluka sejak serangan yang dimulai pada Jumat pekan lalu.
Sementara Israel mengklaim telah mengevakuasi 3.800 warganya imbas serangan Iran. Selain itu, dalam serangan yang dilancarkan oleh Iran, sebanyak 24 warga Israel tewas dan 804 lainnya terluka.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
