
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno merespons singkat polemik keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menilai, hal ini merupakan ranah institusi pendidikan tinggi yang menerbitkan ijazah tersebut.
Jokowi selama ini diketahui sebagai lulusan Fakultas Kehutanan UGM. Jokowi masuk UGM pada 1980 dan lulus pada November 1985.
"Oh itu biar anu aja, biar institusi pendidikan tinggi yang menerbitkan (yang menjelaskan, red). Kita percaya penuh," ujar Pratikno saat ditanya soal keabsahan ijazah Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (19/5).
Menurut dia, perguruan tinggi merupakan institusi yang kredibel dan memiliki kelengkapan dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan. Karenanya, daripada berpolemik, ia menyarankan agar pertanyaan terkait hal itu disampaikan langsung pada pihak yang menerbitkan ijazah.
"Kita tanya saja pada institusi yang menerbitkan ijazah itu. Kita lihat jawabannya seperti apa," ungkapnya.
Pratikno pun tidak menjelaskan lebih jauh dan memilih menyerahkan sepenuhnya kepada pihak universitas terkait. Seperti diketahui, isu keaslian ijazah Jokowi ramai diperbincangkan setelah sempat diembuskan oleh pakar telematikan Roy Suryo.
Roy bahkan sempat mendatangi UGM untuk meminta keterangan langsung mengenai hal ini.Isu ini makin melebar usai munculnya gugatan terhadap sejumlah pimpinan UGM, termasuk dosen pembimbing akademik Jokowi.
Mereka digugat oleh advokat dan pengamat sosial Komardin ke PN Sleman terkait ijazah Jokowi ini. Alasannya, UGM dinilai tidak terbuka soal keaslian ijazah Jokowi. Hal ini kemudian menyebabkan kegaduhan dan anjloknya nilai rupiah.
Dalam gugatannya, pria asal Makassar ini menuntut ganti rugi pada UGM mencapai triliunan rupiah. Tak kunjung reda, giliran Jokowi melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu merasa dirugikan dan dicemarkan nama baiknya atas tudingan tersebut. Sejumlah bukti disebutnya telah diserahkan pada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
