Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 April 2025 | 04.36 WIB

IHSG Sepekan Naik 3,74 Persen, Meski Outflow Asing Capai Rp 740 miliar

Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.678 atau menguat 3,74 persen selama sepekan kemarin pada akhir perdagangan, Jumat (25/4). Meskipun investor asing masih mencatatkan outflow sebesar Rp740 miliar.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Dimas Krisna Ramadhani mengakui sentimen minggu lalu sebetulnya minim sentimen karena sentimen yang muncul sifatnya masih hanya berupa perkembangan atas kebijakan perang dagang yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Adapun perkembangan yang terjadi sepanjang minggu lalu sifatnya baru berada dalam tahap rencana ataupun negosiasi, belum ada yang sifatnya kebijakan atau kesepakatan yang konkret.

"Ditambah dengan data foreign flow sepanjang minggu lalu, investor asing ternyata masih mencatatkan outflow sebesar Rp740 miliar,” kata Dimas Krisna Ramadhani dalam analisis yang diterima JawaPos.com, Minggu (27/4).

Dimas juga menegaskan penguatan pada perdagangan minggu lalu yang terhitung mulai Senin-Jumat, 21-25 April 2025 didorong oleh 2 top gainers, yakni IDX Property yang menguat 5,5 persen ditopang oleh saham PANI yang menjadi kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini.

PANI berhasil menguat 17 persen selama seminggu kemarin, setelah emiten mengumumkan pemanggilan RUPS kepada pemegang saham yang akan dilakukan 15 Mei mendatang.

Agenda RUPS mendatang salah satunya adalah persetujuan penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2024, besar kemungkinan PANI akan kembali membagikan dividen seperti yang sudah dilakukan pada tahun 2024 lalu.

Selanjutnya ada IDX Technology yang menguat 5,2 persen dalam sepekan kemarin disebabkan kenaikan saham dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam sektor ini sekaligus ke-8 di IHSG, yaitu DCII.

Dimas menjelaskan kenaikan yang terjadi sifatnya hanyalah mengikuti momentum pergerakan market yang menguat. Karena tidak ada sentimen yang spesifik terhadap saham ini dan likuiditas yang cenderung kurang likuid membuat pergerakan saham ini memiliki volatilitas yang tinggi.

Ia pun menegaskan jika dilihat dari teknikalnya, IHSG berpeluang untuk melanjutkan penguatan ke level 6.700-6.900, dimana level tersebut merupakan level resistance penting seperti MA50 monthly yang berada di 6.850 dan MA200 weekly di 6.900.

"Apabila minggu ini IHSG mampu bertahan di level support penting yang berada di level 6.500 maka membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan ke level resistance tersebut," tandasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore