
Tangkapan layar video YouTube Wapres Gibran ramai dihujat netizen. (YouTube).
JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming muncul di YouTube menanggapi suksesnya film animasi Jumbo. Film animasi karya animator lokal tersebut belakang viral karena berhasil menjadi karya dalam negeri yang box office dengan ditonton jutaan orang.
Jumbo merupakan film petualangan fantasi animasi Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy dalam debut penyutradaraannya. Film produksi Visinema Studios bersama Springboard dan Anami Films ini dibintangi oleh Prince Poetiray, Quinn Salman; Bunga Citra Lestari, dan Ariel Noah.
Jumbo tayang perdana di bioskop pada tanggal 31 Maret 2025. Saat ini, film animasi Jumbo sedang mematok target selanjutnya yakni mencapai 7 juta penonton.
Saat ini, film animasi Jumbo dikabarkan sudah berhasil menyentuh angka lebih dari 5,8 juta penonton. Hal tersebut membuat Jumbo menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa di Indonesia.
Ikut 'riding the wave' terhadap kesuksesan film Jumbo, Wapres Gibran mengapresiasi film animasi tersebut dengan membuat video pendek di YouTube-nya. Bukannya tanggapan positif, Wapres Gibran malah mendapat cemoohan atas videonya itu.
Dalam video monolog yang tayang sejak dua hari lalu itu bahkan mendapatkan lebih banyak dislike ketimbang like-nya. Dislike di video tersebut mencapai lebih dari 26 ribu orang. Sementara like-nya hanya 2 ribuan saja.
Dalam video monolog tersebut, Gibran
membicarakan bonus demografi di Indonesia hingga soal populernya film animasi produksi Visinema Pictures berjudul Jumbo.
Namun, ternyata video berdurasi 6 menit 19 detik itu tampaknya tidak memperoleh respons positif dari warganet. Saat kolom komentar dibuka, isinya hujatan semua.
Wapres Gibran disebut oleh netizen cuma 'riding the wave' atau ikutan numpang viral saja atas suksesnya film animasi Jumbo. Komentarnya mencapai hampir 10 ribu saat berita ini dibuat.
Isinya? Hampir tak ada tanggapan positif dari masyarakat pengguna YouTube yang mampir ke video tersebut. Kebanyakan hujatan dan cemoohan terhadap Wapres Gibran, anak mantan Presiden Jokowi itu.
"90% komentarnya negatif. Ini bukti, bhw rakyat tidak menyukai gibran sebagai wapres," komentar pengguna YouTube dengan akun @FidoVito-y50.
Video Wapres Gibran menanggapi suksesnya film animasi Jumbo dinilai tidak patut tayang. Sebab, pemerintah melalui berbagai lembaga yang punya spesialisasi di bidang perfilman dan karya kreatif disebut tidak berkontribusi dalam film animasi tersebut.
"Disaat animasi lokal paling keren sekarang ini yaitu jumbo sukses untuk langkah awal, Pemerintah? "numpang dulu nih" padahal gak tahu menahu, iklan aja pakai ai. Itu... Mereka animator buat pakai tangan, otak dan isi hati," komentar pengguna YouTube lainnya dengan akun @juneisme30.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
