
Priguna Anugerah Pratama, PPDS tersangka rudapaksa terhadap anak pasien di RSHS Bandung. (X @ahriesonta)
JawaPos.com - Lagi viral di media sosial (medsos) seorang calon dokter spesialis bernama Priguna Anugerah Pratama, residen PPDS Anestesi di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merudapaksa keluarga pasien. Priguna Anugerah Pratama sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Kasus ini viral di media sosial (medsos) setelah diungkap oleh dokter gigi Mirza melalui akun Instagram pribadinya @drg.mirza. Kasus yang melibatkan calon dokter spesialis ini merupakan kali kesekian yang menimpa lembaga kedokteran di Indonesia.
Dengan munculnya kasus tersebut, dokter Mirza di Instagram pribadinya juga mengingatkan para calon dokter spesialis lainnya yang sedang menempuh PPDS. Dirinya mengingatkan untuk para calon dokter spesialis agar tidak berbuat hal-hal aneh.
"Itu yang pada sekolah spesialis ada lagi yang mau dibanned tidak boleh melanjutkan pendidikan spesialis seumur hidup? Jangan nakal dan jahat ya, ini resikonya terlalu gede dek. Keadilan di dunia maya masih ada, dan akan berdampak di dunia nyata. Kamu bisa dipenjara, dan dijamin karirmu sebagai dokter habis," kata dokter Mirza di unggahan Story-nya.
Dirinya mengingatkan kepada calon dokter spesialis untuk fokus mencari ilmu. Menyelesaikan pendidikan kemudian mengabdi kepada negara sebagai dokter spesialis.
Dalam rangkaian posting-an Instagram Story lainnya, dokter Mirza mewanti-wanti adik-adiknya di PPDS. Dirinya menyebut kalau banyak residen PPDS sedang disorot karena banyak dari mereka berkelakuan aneh-aneh.
"Kalian itu sedang disorot dari berbagai penjuru mata angin semenjak kasus di semarang tahun lalu. Jadi kembalilah sekolah yang benar-benar saja, fokus pada keilmuan dan kelulusan. Nggak usah bertingkah aneh-aneh, karena sangat mudah sekali viral dan selesai masa depanmu menjadi dokter spesialis," kata dokter Mirza.
Kemudian dia juga tidak segan-segan memviralkan calon dokter spesialis yang berbuat melanggar hukum. Meski demikian, dikatakannya tidak semua calon dokter spesialis memiliki kelakuan buruk dan amoral.
"Nah bagi yang aneh-aneh, ya maaf aja nih aku viralkan ya. Dan aku tidak bisa disogok/dipaksa bungkam apalagi untuk hal yang begini, mencoba menyogokku artinya malah makin cepat tak viralkan Karena makhluk tidak bermoral tidak pantas menjadi dokter spesialis, kasian pasien-pasiennya," kata dokter Mirza.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
