Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 April 2025 | 20.38 WIB

Bongkar Kelakuan Bejat Priguna Anugerah Pratama, Dokter Mirza Ingatkan Begini ke Para Dokter PPDS

Priguna Anugerah Pratama, PPDS tersangka rudapaksa terhadap anak pasien di RSHS Bandung. (X @ahriesonta) - Image

Priguna Anugerah Pratama, PPDS tersangka rudapaksa terhadap anak pasien di RSHS Bandung. (X @ahriesonta)

JawaPos.com - Lagi viral di media sosial (medsos) seorang calon dokter spesialis bernama Priguna Anugerah Pratama, residen PPDS Anestesi di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merudapaksa keluarga pasien. Priguna Anugerah Pratama sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ini viral di media sosial (medsos) setelah diungkap oleh dokter gigi Mirza melalui akun Instagram pribadinya @drg.mirza. Kasus yang melibatkan calon dokter spesialis ini merupakan kali kesekian yang menimpa lembaga kedokteran di Indonesia.

Dengan munculnya kasus tersebut, dokter Mirza di Instagram pribadinya juga mengingatkan para calon dokter spesialis lainnya yang sedang menempuh PPDS. Dirinya mengingatkan untuk para calon dokter spesialis agar tidak berbuat hal-hal aneh.

"Itu yang pada sekolah spesialis ada lagi yang mau dibanned tidak boleh melanjutkan pendidikan spesialis seumur hidup? Jangan nakal dan jahat ya, ini resikonya terlalu gede dek. Keadilan di dunia maya masih ada, dan akan berdampak di dunia nyata. Kamu bisa dipenjara, dan dijamin karirmu sebagai dokter habis," kata dokter Mirza di unggahan Story-nya.

Dirinya mengingatkan kepada calon dokter spesialis untuk fokus mencari ilmu. Menyelesaikan pendidikan kemudian mengabdi kepada negara sebagai dokter spesialis.

Dalam rangkaian posting-an Instagram Story lainnya, dokter Mirza mewanti-wanti adik-adiknya di PPDS. Dirinya menyebut kalau banyak residen PPDS sedang disorot karena banyak dari mereka berkelakuan aneh-aneh.

"Kalian itu sedang disorot dari berbagai penjuru mata angin semenjak kasus di semarang tahun lalu. Jadi kembalilah sekolah yang benar-benar saja, fokus pada keilmuan dan kelulusan. Nggak usah bertingkah aneh-aneh, karena sangat mudah sekali viral dan selesai masa depanmu menjadi dokter spesialis," kata dokter Mirza.

Kemudian dia juga tidak segan-segan memviralkan calon dokter spesialis yang berbuat melanggar hukum. Meski demikian, dikatakannya tidak semua calon dokter spesialis memiliki kelakuan buruk dan amoral.

"Nah bagi yang aneh-aneh, ya maaf aja nih aku viralkan ya. Dan aku tidak bisa disogok/dipaksa bungkam apalagi untuk hal yang begini, mencoba menyogokku artinya malah makin cepat tak viralkan Karena makhluk tidak bermoral tidak pantas menjadi dokter spesialis, kasian pasien-pasiennya," kata dokter Mirza.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore