Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 03.15 WIB

Menko PMK Pastikan Keamanan di Yahukimo Terkendali

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com). - Image

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com).

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memastikan kondisi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan sudah terkendali. Layanan pendidikan dan kesehatan pun berangsur pulih pasca penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap guru dan tenaga kesehatan.

Kabar tersebut diperolehnya dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RTM) Tindak Lanjut Jaminan Keamanan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan di Wilayah Konflik, di Jakarta, Selasa (25/3).

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin; Wamenhan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto; Wamendagri Ribka Haluk; Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq; Sesmenko Polhukam Letjen TNI Mochammad Hasan; Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Gabriel Lema; serta Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Irjen Pol. Endi Sutendi.

“Korban meninggal dunia dalam konflik ini sebanyak 1 orang, jadi bukan 6 orang seperti yang sempat beredar di beberapa media,” ujarnya. Selain korban tewas, ada 6 orang yang mengalami luka-luka dalam serangan KKB tersebut.

Saat ini, kondisi pun sudah terkendali. Ia menyebut, masyarakat juga telah mulai kembali ke distrik masing-masing dan beraktivitas seperti sedia kala.

“Kondisi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan saat ini telah terkendali. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta kementerian dan lembaga terkait telah memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta menyalurkan santunan,” paparnya.

Selain itu, kata dia, untuk pemulihan layanan pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama pemerintah daerah dan pihak terkait telah menyiapkan langkah-langkah khusus. Sehingga, kegiatan belajar mengajar segera berjalan kembali.

“Setelah libur nanti, layanan pendidikan akan disiapkan meskipun masih dalam penanganan tanggap darurat, untuk memastikan anak-anak bisa kembali bersekolah secepatnya,” sambungnya.

Sementara untuk pemulihan layanan kesehatan juga disebutnya telah kembali berjalan dengan dukungan TNI, Polri, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan pemerintah daerah. Upaya percepatan normalisasi terus dilakukan agar masyarakat kembali mendapatkan akses layanan yang memadai.

Dia pun menjanjikan ada solusi permanen bagi layanan pendidikan dan kesehatan di daerah rawan konflik. “Nanti dalam waktu secepatnya kita akan memberi solusi permanen bahwa pelayanan pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat harus dijamin betul, harus terjamin, dan juga rasa aman, benar-benar aman kepada tenaga nakes dan tenaga guru juga harus dilakukan,” jelasnya.

Tak lupa, ia turut berterima kasih pada seluruh pihak yang telah melakukan respons cepat, sehingga kondisi keamanan sudah terkendali. Dia menekankan, pentingnya kerja sama semua pihak untuk menjaga kondusifitas dan memiliki langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Terima kasih pada TNI-Polri yang bergerak cepat, juga pada Pemda dan K/L lain. Kita harus bekerja sama antara pemerintah dan seluruh jajaran, termasuk pihak pemda, gereja, tokoh-tokoh masyarakat, dan masyarakat secara umum harus mampu untuk menjaga bersama-sama layanan pendidikan dan kesehatan dan rasa aman ini sebaik-baiknya. Semua demi masa depan anak cucu kita,” paparnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore