Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Maret 2025 | 17.37 WIB

Wamenaker Noel: Teror kepada Tempo adalah Teror terhadap Demokrasi

Paket misterius berisi kepala babi diterima wartawan Tempo. (Istimewa).

JawaPos.com – Aksi teror dua kali dialami oleh Kantor Tempo. Pertama, dialami pada Rabu (19/3) berupa kiriman kepala babi dan disusul oleh penggalan tikus pada Sabtu (22/3) kemarin.

Merespons hal itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer yang akrab diaapa Noel menilai bahwa teror berupa kiriman kepala babi dan tikus adalah teror terhadap demokrasi.

Menurutnya, teror seperti ini harus dilawan, tidak boleh dibiarkan. Bahkan, aparat penegak hukum harus segera mengungkap siapa pelaku teror tersebut.

“Saya mengutuk pelaku teror terhadap Majalah Tempo. Saya tidak pernah setuju cara-cara biadab seperti itu,” tegas Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer  di Jakarta, Minggu (23/3).

Aktivis 98 yang akrab dipanggil Noel, mengatakan, pers nasional sudah sudah bersusah-payah turut serta membangun demokrasi di Indonesia. Jika dengan perjuangan yang sudah demikian panjang namun masih juga diteror, sungguh keterlaluan.

Baca Juga: Kecam Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus Terhadap Tempo, Usman Hamid Minta Polisi Ungkap Pelaku dan Dalangnya

“Dalam semua sequence (urutan) perjuangan demokrasi nasional, pers sebagai Pilar Demokrasi Keempat, selalu menjadi katalisator. Maka teror terhadap Majalah Tempo adalah perbuatan biadab,” sambungnya.

Lebih lanjut, Noel juga meminta agar Polri ikut menemukan pelaku teror kepada Kantor Tempo dengan memvalidasi menggunakan teknologi face recognition atau pengenalan wajah.

Menurut Noel, ketika sudah diketahui siapa orangnya, maka pelaku tak boleh hanya dimaafkan tetapi harus diseret ke meja hijau. Teror kepada Grup Tempo sudah menggemparkan demokrasi, dan hal ini pasti ditulis besar-besar oleh pers nasional dan luar negeri. 

“Peristiwa ini sungguh mempermalukan demokrasi Indonesia. Maka demi penghormatan terjadap demokrasi dan Pasal 28 Undang-undang Dasar (UUD) 1945, pelaku harus ditemukan dan diproses secara hukum,” ujar Noel.

Selain itu, Jika Polri gagal mengungkap siapa dalang teror, masyarakat akan kecewa. Namun jika Polri berhasil mengungkap, maka masyarakat akan semakin percaya kepada Polri. “Saya sangat berharap Polri bisa membuka tabir misteri teror Tempo,” tandasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore