Wakil Presiden Ma
JawaPos.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Maluku Utara di Ternate pada Rabu (10/5). Ma'ruf Amin berharap jalur rempah Maluku Utara bisa dihidupkan kembali. Sehingga bisa memaksimalkan produksi rempah khususnya pala di Maluku Utara dan sekitarnya.
Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menjelaskan dalam sejarahnya anugrah kekayaan rempah di Maluku Utara dan sekitarnya sangat besar. Bahkan sampai menggoda negara-negara dari Benua Eropa. "Menjadikan Maluku Utara waktu itu tersohor sebagai jalur rempah nusantara," katanya.
Dia menjelaskan kejayaan masa lalu itu bukan sekadar diceritakan kepada anak cucu. Tetapi harus menjadi pemantik bagi warga Maluku Utara, untuk membangkitkan kembali kemasyhuran Bumi Moloku Kie Raha. "Bagaimana menjadikan kembali Maluku Utara sebagai pusat produksi rempah," jelasnya.
Kepada para personel KDEKS, Ma'ruf berpesan bisa menjadi motor penggerak dan dirijen. Dalam mengkaji, menggali, dan mewujudkan potensi ekonomi dan keuangan syariah di Maluku Utara. Khususnya dalam meningkatkan keunggulan cengkeh, pala, dan kopra.
"Misal untuk pala, tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah," jelasnya. Sebelum diekspor pala bisa diolah menjadi minyak atsiri, manisan, atau bumbu masak. Dengan pengolahan yang tepat produk-produk tersebut dapat dikelola konsumen lokal sampai global.
Ma'ruf juga berpesan dalam rangka pengembangan industri produk halal perlu dikaji dan diinisiasi pengembangan Halal Export Center. Tujuannya untuk mendukung peningkatan ekspor dan hilirisasi komoditas unggulan ini.
"Hilirisasi pangan atau perkebunan itu akan membawa penguatan ekonomi masyarakat, berbeda dengan hilirisasi tambang hanya dinikmati pemilik tambang," terang Ma'ruf. Dia menegaskan hilirisasi pangan dan hasil kebun akan membawa penguatan ekonomi masyarakat.
Ma'ruf berpesan dalam mendorong kegiatan bisnis kewirausahaan syariah, KDEKS Maluku Utara diharapkan dapat mendorong kebijakan untuk peningkatan akses kemudahan berusaha. Selain itu untuk mendapatkan akses ke lembaga keuangan syariah, akses pasar, jaringan bisnis yang lebih luas untuk ekspor produk halal. Kemudian juga penguatan dalam tata kelola perusahaan khususnya UMKM produk halal. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
