Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Mei 2023 | 16.21 WIB

Mustopa NR Penembak MUI Dapat Pistol Dari Polisi Hutan dan Guru Honorer

Petugas kepolisian memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Selasa (2/5/2023).Berdasarkan keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto pelaku penembakan Kantor Maje - Image

Petugas kepolisian memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Selasa (2/5/2023).Berdasarkan keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto pelaku penembakan Kantor Maje

 
JawaPos.com - Polda Metro Jaya telah memastikan sumber pistol angin atau air softgun milik Mustopa NR yang digunakan menembaki kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Senjata itu didapat pelaku dari Polisi Kehutanan dan Guru Honorer di Lampung.
 
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, sang pelaku mendapatkan senjata air gun itu dari tiga orang penjual. Menurutnya dari tiga orang penjual senjata air gun tersebut diantaranya berprofesi sebagai polisi kehutanan. 
 
"Terhadap senjata ini deliknya beberbeda kami sudah tangkap tiga orang dari Lampung dalam proses pemeriksaan dalam waktu dekat akan menjadi tersangka. Penjualan ada tiga orang profesi polisi kehutanan, guru honorer, karyawan swasta," pungkas Hengki.
 
 
Sementara diketahui, ketiga pelaku penjualan senjata air gun itu yakni N berprofesi sebagai guru honorer, D profesi sebagai polisi kehutanan, dan H berprofesi sebagai karyawan swasta. 
 
Sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menyinggung soal autopsi psikologis retrospektif yang menurutnya akan mampu menarik motif pelaku berinisial M itu. 
 
Salah satu yang mendapat sorotan adalah M mengaku sebagai wakil nabi. Meski begitu, M tidak termasuk atau terafiliasi dengan jaringan terorisme ataupun tergabung dengan komunitas ideologi agama yang ekstrem berdasarkan hasil koordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88.
 
"Malam ini kami juga berkoordinasi dengan asosiasi psiikologi forensik untuk melaksanakan autopsi psikologis retrospektif, mendalami profiling lengkap baik psikologis maupun prilaku tersangka," kata Hengki di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5) malam.
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore