
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau harga bahan pokok di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur Minggu (2/3) sore. (Humas Kementan)
JawaPos.com – Instruksi pemerintah soal harga bahan pangan tidak boleh dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) ternyata tidak mempan. Di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur masih ada beras yang dijual di atas HET.
Kenaikan harga beras itu didapati saat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun ke lapangan pada hari kedua Ramadhan atau Minggu (2/3) sore. Sidak dilakukan di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Inspeksi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan stabilitas harga pangan selama bulan Ramadan. Serta menjaga pasokan agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungannya, Amran menemukan adanya beras yang dijual di atas HET. Dia menegaskan bahwa kondisi ini tidak dapat dibenarkan. Pasalnya stok beras nasional saat ini berada dalam posisi aman.
"Kita sudah sepakat, ini adalah kebijakan yang diperintahkan langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia," ujarnya.
Dalam sidak itu, Amran juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian guna mengawasi pergerakan harga pangan di seluruh Indonesia.
Aparat kepolisian telah turun ke lapangan untuk memantau harga-harga pangan. Untuk memastikan tidak ada pihak yang bermain harga.
Amran menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas jika masih ditemukan oknum yang mencoba mengambil keuntungan berlebihan. "Kami sudah menyegel beberapa tempat yang melanggar aturan," kata dia.
Jika ada yang tetap membandel setelah diberi imbauan, maka akan disegel dan tindak sesuai hukum yang berlaku. "Ini sudah mulai kita lakukan, termasuk di Jakarta dan Jawa Tengah," jelasnya.
Lebih lanjut, Amran memastikan bahwa seluruh bahan pangan pokok untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri dalam kondisi aman dan mencukupi.
Seluruh komoditas pangan aman. Kementan diperintahkan Presiden Prabowo Subianto untuk memantau harga dan ketersediaan setiap hari.
"Tidak ada alasan harga naik, karena stok kita banyak dan produksi meningkat. Kami akan terus turun ke lapangan untuk memastikan rakyat bisa beribadah dengan tenang, tanpa khawatir dengan lonjakan harga," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
