
RINGKUS: Petugas Polisi mengamankan pria tak dikenal yang sempat meresahkan masyarakat di perempatan Jember, Kudus kemarin.
JawaPos.com - Warga Kota Kudus mendadak geger. Musababnya, ada seorang pria tak dikenal keluar dari mobil dengan menunjukkan alat kemaluanya.
Atas aksi tak senonohnya, pria tak dikenal ini pun diamankan polisi di Jalan KHR Asnawi, Kecamatan Kota, Kudus. Pria yang mengendarai mobil Avanza silver berpelat nomor L 1933 RB tersebut linglung dan tidak bisa diajak berkomunikasi.
Sebelum diamankan, pria yang memakai kaos hitam bersarung biru ini sempat berhenti ditengah perempatan. Pria tersebut juga sempat meresahkan masyarakat saat keluar dari mobil dengan menunjukkan alat kemaluanya.
Saksi mata Zaidun yang saat ini melintas di lokasi menceritakan, mobil tersebut awalnya berhenti di perempatan Jember. Melihat hal itu, pihanya mencoba menghampiri mobil tersebut dan membantu mendorong mobil yang dikemudikan pria tak dikenal itu agar menepi.
”Sekitar pukul 06.00, itu berhenti di perempatan lalu saya dorong mobilnya,” katanya dikutip dari Radar Kudus, Sabtu (29/4).
Sesampainya dibahu jalan KHR Asnawi pria tersebut, turun dan mencoba diajak komunikasi. Namun, ternyata tidak bisa diajak komunikasi dengan jelas. Saat itu, sarung yang dikenakannya turun dan membuat badan bagian bawah dirinya terbuka.
”Kalau orang normal otomatis dibenahi sarungnya. Dibiarkan berjam-jam sampai saya sendiri malu. Sempat saya tanya jawabnya dari Surabaya menuju ke Tegal, tapi tidak menyebutkan namanya malah tanya nama saya,” ungkapnya.
Dirinya juga sempat menanyakan kontak keluarganya. Namun, tiga nomor yang diberikan pria tersebut tidak bisa dihubungi. Hal tersebut lantas dilaporkan ke kepolisian dan Dinas Perhubungan Kudus. Tak berselang lama, petugas datang dan pria tersebut dipaksa untuk keluar dari mobil, dan akhirnya berhasil diamankan ke Polsek Kota.
Kapolsek Kota Iptu Subkhan membenarkan telah mengamankan pria tak dikenal itu. Pengamanan dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat tentang tingkah pria tak dikenal yang meresahkan itu.
”Warga menginformasikan lewat layanan Lapor Pak Kapolsek ada orang yang berhenti di tengah jalan dan menunjukkan alat kemaluannya. Sehingga mengganggu arus lalu lintas dan meresahkan masyarakat. Lalu kami turunkan tim piket untuk mengamankan yang bersangkutan,” jelasnya.
Saat dilakukan pengecekan di dalam mobil, terdapat dua tas dan satu koper yang berisi pakaian. Ada juga karung yang berisi beras. Kemudian, ada juga tiga ponsel dalam kondisi mati. Selain itu, polisi juga menemukan sebuah map yang berisi berkas-berkas penting seperti kartu keluarga (KK), hingga akta kematian. Namun, tidak ada identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang jelas menunjukkan identitas pria tersebut.
Pria tersebut diduga linglung dan mengalami depresi. Meski demikian, pihaknya akan meminta dokter untuk memeriksa pria tersebut untuk memastikan tentang kejiwaan yang bersangkutan.
”Di dalam mobil tidak ditemukan barang-barang berbahaya seperti narkoba. Tas tasnya itu berisi pakaian baju dan sebagainya,” ujarnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
