
GERBANG PENGHUBUNG: Gerbang tol Gending, Kabupaten Probolinggo, titik akhir tol Paspro seksi IV (3/2). Dari gerbang ini pula pengguna jalan kelak bisa melanjutkan tol Probowangi yang mulai dibangun. (ROBERTUS RISKY/JAWA POS)
JawaPos.com – Pemerintah terus mengebut pengerjaan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi). Kabar gembiranya, pembebasan Proyek Strategis Nasional (PSN) tahap I sudah nyaris rampung alias hampir 100 persen.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyanto. Ia mengatakan per 16 Februari 2025, pembebasan lahan Tol Probowangi telah mencapai 99,55 persen.
"Pembangunan tol ini bagian dari upaya pemerintah mewujudkan konektivitas merata di seluruh Indonesia, yang menjadi salah satu prioritas dalam agenda Asta Cita," tutur Adi Prasetyanto, Minggu (23/2).
Pembangunan tahap I mencakup jalur dari Probolinggo hingga Besuki. Terdiri dari tiga paket pekerjaan konstruksi, yakni paket 1 (Gending-Kraksaan), paket 2 (Kraksaan-Paiton), dan paket 3 (Paiton-Besuki).
Lebih lanjut, untuk lahan di ruas Probolinggo-Besuki menjadi fokus utama pembangunan tahap I Tol Probowangi, saat ini progres konstruksinya telah mencapai 73,53 persen.
"Dengan selesainya tahap I, kami optimistis dapat mendukung penguatan ekonomi wilayah Jawa Timur, sekaligus mengurangi kesenjangan infrastruktur antarwilayah," lanjut Adi.
Jika pembebasan lahan sesuai target, lanjut Adi, maka pengerjaan konstruksi Tol Probowangi tahap 1 paket 1 Gending–Kraksaan bisa ditargetkan rampung pada Maret 2025. Sehingga bisa dilewati oleh pemudik lebaran.
"Targetnya selesai pada Maret 2025, sehingga dapat digunakan untuk fungsional selama periode libur Lebaran (Hari Raya Idul Fitri) 2025. Sedangkan segmen Kraksaan sampai Besuki ditargetkan selesai tahun 2025," tandas Adi.
Secara menyeluruh, Tol Probowangi sepanjang 175,4 kilometer dibangun dalam dua tahap. Pada tahap pertama, konstruksi jalur Gending–Besuki mencakup sekitar 50 kilometer.
Pembangunan tahap I Probolinggo–Besuki nantinya akan memiliki tiga gerbang tol (GT), yaitu GT Kraksaan, GT Paiton, dan GT Besuki. Selain itu, akan memiliki 3 buah simpang susun yaitu SS Kraksaan, SS Paiton, dan SS Besuki.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
