
Menko Polkam Budi Gunawan memberikan keterangan. (Kemenko Polkam)
JawaPos.com - Harga pangan menjeleng Ramadhan menjadi salah satu atensi pemerintah. Mendekati bulan suci, mereka memastikan bahwa stabilitas harga pangan masih terjaga.
Seluruh kementerian dan lembaga terkait dipastikan bakal bergerak dan berkolaborasi untuk mengawasi harga pangan di masyarakat. Salah satunya melalui operasi pasar.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menyampaikan hal itu melalui keterangan resmi pada Sabtu (22/2). Dia menyampaikan bahwa pemerintah terus mengawasi penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) pangan. Itu sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
”Pemerintah akan mengawasi secara ketat harga pangan utama selama Bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 2025. Sehingga masyarakat tetap mendapatkan harga di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi) seperti yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata dia.
Budi Gunawan mencontohkan HET untuk beberapa pangan utama yang masih belum sesuai. Misalnya minyakita dengan HET Rp 15.700 per liter, namun di pasaran masih berada pada angka Rp 27.500. Untuk itu, turun perintah dari presiden kepada kementerian dan lembaga untuk mengawasi harga pangan secara ketat.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian, lanjut Budi Gunawan, memastikan akan menindak tegas para pengusaha yang tidak mematuhi dan tidak menjalankan penjualan bahan pokok sesuai HET. Tidak main-main, pemerintah akan memberikan sanksi tegas kepada para pelanggar. Perusahaan yang melanggar terancam disegel dan dibekukan izinnya.
”Kami tidak mentoleransi para pengusaha yang melanggar sehingga dapat merugikan masyarakat. Apalagi saat puasa nanti, pemerintah berharap situasi keamanan kondusif dan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” ungkap mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu.
Budi Gunawan pun mengimbau agar masyarakat melaporkan pihak-pihak yang kedapatan menjual bahan pokok dengan harga melampaui HET. Dengan begitu, pemerintah bisa langsung melakukan tindak lanjut. Dia menambahkan, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
