
Petugas saat menyuntikan vaksin booster di Sentra vaksinasi RPTRA Ciganjur, Jakarta, Selasa (19/7/2022). Kementerian Kesehatan mencatat capaian vaksinasi booster secara nasional masih di angka 25,48 persen atau sebanyak 53.056.762 orang dari target peneri
JawaPos.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan sebanyak 68,7 juta warga Indonesia telah memperoleh suntikan vaksinasi Covid-19 dosis penguat atau booster pertama hingga Minggu, 16 April 2023. Dilansir dari keterangan Satgas Penanganan Covid-19 di Jakarta, Minggu (16/4), jumlah penerima booster pertama sebanyak 68.706.752 orang dari total sasaran 234.666.020 orang.
Sedangkan booster kedua berjumlah 3.126.227 orang. Untuk penerima vaksinasi dosis kedua berjumlah 174.865.563 orang dan penerima dosis pertama sudah mencapai 203.828.922 orang.
Sementara angka terkonfirmasi positif Covid-19 harian secara nasional bertambah 904 orang. Angka sembuh bertambah 545 orang, dan meninggal 7 orang pada Minggu (16/4) hingga pukul 12.00 WIB.
Baca Juga: Sudah Masuk Indonesia, Gejala Covid-19 Subvarian Omicron Arcturus Mata Merah dan Lengket
Epidemiolog Universitas Indonesia Iwan Ariawan mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi penguat atau dosis ketiga agar bisa mengurangi risiko berat jika terpapar varian Covid-19 Arcturus.
"Sebetulnya bukan hanya Arcturus saja, tetapi juga bisa terpapar varian sebelumnya meskipun sudah vaksin, tetapi vaksin itu kan fungsinya mengurangi tingkat keparahan kalau kita tertular. Jadi, masyarakat harus melengkapi vaksinasi paling tidak sampai dosis ketiga (booster)," kata Iwan.
Ia mengatakan vaksinasi dosis ketiga mampu mengurangi risiko terjadinya penyakit yang berat dan kematian ketika seseorang terinfeksi Covid-19.
Baca Juga: Epidemiolog Sebut Anak-anak Rentan Terkena Covid-19 Varian Arcturus
Sementara itu, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk kembali meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi Covid-19 lengkap hingga dosis penguat sebelum mudik Lebaran 2023.
"Dianjurkan agar masyarakat untuk booster (penguat), sebab Covid-19 subvarian Omicron terbaru, Arcturus, sudah terdeteksi ada di Indonesia. Sejauh ini ada dua kasus Arcturus dan pasiennya sudah sembuh," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.
Ia mengatakan Arcturus atau yang dikenal dengan XBB.1.16, diduga menjadi penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah negara, salah satunya India. Di Indonesia, kasus Covid-19 terbilang terkendali, tetapi masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki musim mudik Lebaran 2023.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
