
Pelantikan pejabat setneg. (Biro Humas Kemensetneg)
JawaPos.com–Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melantik empat pejabat fungsional dalam jabatan Analis Hukum Ahli Pertama. Acara pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Perpustakaan, Gedung 1 Lantai 3 Kemensetneg. Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Muharromi memimpin prosesi tersebut.
Pelantikan ini didasar Keputusan Menteri Sekretaris Negara Nomor 19 Tahun 2025. Keempat pejabat yang dilantik adalah Haura Klarisa Tiffany, Utia Meylina, Dendy Adam Satrawan, dan Resty Dhyah Pudyanatali. Mereka resmi menduduki jabatan fungsional ini melalui mekanisme perpindahan dari jabatan lain di lingkungan setneg.
”Kami mengucapkan selamat kepada teman-teman yang telah dilantik. Ini menjadi awal perjalanan baru untuk terus berkembang di Kementerian Sekretariat Negara,” ujar Muharromi.
Dia mengingatkan bahwa jabatan ini membawa tanggung jawab besar, baik bagi kemajuan organisasi maupun negara. Pejabat fungsional diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul sepanjang karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
”Teman-teman perlu mempertajam kreativitas dalam menyelesaikan tugas dengan cara yang efektif dan efisien,” imbuh Muharromi.
Muharromi juga mengingatkan bahwa perjalanan sebagai ASN tidaklah mudah. Setiap individu akan menghadapi dinamika pekerjaan hingga memasuki masa pensiun.
”Integritas dan inovasi adalah kunci utama dalam menjalankan tugas," tegas Muharromi.
Selain itu, dia menyoroti pentingnya rekam jejak dalam membangun karir. Pengalaman dan kualitas kerja menjadi pertimbangan utama dalam setiap pengangkatan jabatan.
”Jika amanah tidak dijalankan dengan baik, sulit untuk mendapatkan kepercayaan kembali,” ucap Muharromi.
Pelantikan menjadi bagian dari komitmen Kemensetneg untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang andal. Jabatan fungsional Analis Hukum memegang peran penting dalam mendukung tugas-tugas perundang-undangan di lingkungan Kemensetneg.
Sebagai pejabat fungsional, keempat analis hukum ini memiliki tugas utama untuk memberikan masukan hukum yang relevan dan strategis. Hal ini akan menjadi dasar penting bagi pengambilan keputusan di berbagai tingkatan. Muharromi menambahkan, ASN di Kemensetneg harus memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi.
”Kita harus terus belajar dan berkembang agar mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” ujar Muharromi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
