
Ilustrasi KPK. Dok JawaPos
JawaPos.com–Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri disebut menghalangi proses penyidikan perkara dugaan suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI 2019-2024 yang menjerat Harun Masiku.
Hal itu disampaikan mantan penyidik KPK Ronald Paul Sinyal usai diperiksa sebagai saksi pada Rabu (8/1). Ronal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus dugaan suap PAW dan perintangan penyidikan yang menjerat Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
”Tadi di BAP saya sampaikan memang lebih dari situ sih. Ya salah satunya yang bisa saya sebut ya jelas dari Firli Bahuri itu sendiri,” kata Ronald usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (8/1).
Mantan penyidik KPK yang dipecat imbas Tes Wawan Kebangsaan (TWK) itu mengungkapkan, salah satu perintangan penyidikan yang dilakukan Firli Bahuri pernah meminta agar penggeledahan di kantor DPP PDIP tidak dilakukan.
”Setiap kali saya melakukan penggeledahan atau juga melakukan pemeriksaan, atau juga kan sempat viral ya dulu, ya pengin melakukan penggeledahan di kantor DPP ya. Cuma itu selalu disebut jangan dulu, sedang panas dan semacamnya. Itu dari saya sampaikan juga bahwa kita reda dulu temponya biar sedikit adem dulu lah ya,” ungkap Ronald.
”Dan itu saya sampaikan juga. Sebenarnya bisa juga ya seperti itu dihalang-halangi ya. Cuma itu yang terjadi di masa kepemimpinan pemerintahan sebelumnya seperti itu sih,” sambung dia.
Ronald menyebut, sejak 2020-2021, dirinya telah mengajukan pengembangan penyidikan untuk menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka.
”Sebenarnya dari dulu juga saya sudah mau mengajukan tersangka ya, salah satunya yang sekarang sudah dimajukan (Hasto Kristiyanto),” tutur Ronald.
Dia juga menyebut, KPK pada masa kepemimpinan Firli Bahuri tidak berani mengeluarkan surat perintah penggeledahan di kantor DPP PDIP.
”Memang dari atasan sendiri, dari pimpinan sendiri pun tidak berani mengeluarkan terkait penggeledahan di kantor DPP PDIP,” ujar Ronald.
Ronald mengaku telah mengusulkan kepada penyidik KPK untuk memanggil dan memeriksa Firli Bahuri terkait hal tersebut.
”Tadi sudah saya sampaikan harusnya yang dipanggil ke sini bukan saya sendiri. Tapi Firli Bahuri itu sendiri juga harusnya sudah hadir ke sini,” tegas Ronald.
KPK secara resmi menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka, pada Selasa (24/12). Orang kepercayaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu terjerat dalam dua tindak pidana, yakni terkait dugaan penerimaan suap terhadap Wahyu Setiawan Komisioner KPU RI 2017-2022 atas pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI terhadap Harun Masiku.
Selain Hasto, KPK juga menetapkan Donny Tri Istiqomah yang merupakan orang kepercayaan Hasto dalam kasus dugaan pemberian suap. Sementara, Hasto Kristiyanto juga terjerat dugaan tindak pidana berupa penghalangan penyidikan KPK.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
