
Kabidhumas Polda Jateng Kombespol Artanto (I.C. Senjaya/Antara)
JawaPos.com - Polda Jawa Tengah (Jateng) buka suara pasca terbitnya surat telegram yang memutasi beberapa pejabat dan perwira menengah. Termasuk di antaranya pergantian Kapolrestabes Semarang dari Kombes Irwan Anwar kepada Kombes M. Syahduddi. Menurut Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto, mutasi di tubuh Polri merupakan hal wajar dan sudah rutin dilakukan.
Keterangan itu disampaikan pada Senin (30/12) seperti dikutip dari pemberitaan Jawa Pos Radar Semarang (Jawa Pos Group). Artanto menyampaikan bahwa mutasi tersebut merupakan langkah strategis untuk penyegaran organisasi dan pengembangan karir personel Polri.
”Mutasi jabatan dalam lingkungan Polri adalah suatu hal yang lumrah,” imbuhnya.
Artanto menyampaikan bahwa bukan hanya Kombes Irwan yang diganti. Beberapa jabatan di satuan kewilayahan (satwil) Polda Jateng juga berganti pimpinan. Berdasar surat telegram dengan nomor ST/2776/XII/KEP./2024 setidaknya ada 18 pimpinan setingkat Polres yang diganti. Termasuk diantaranya pimpinan Polrestabes Semarang.
Selain itu, pimpinan Polresta Surakarta, Polresta Magelang, Polres Rembang, Polres Magelang Kota, Polres Sukoharjo, Polres Kebumen, Polres Jepara, Polres Banjarnegara, Polres Karanganyar, Polres Grobogan, Polres Semarang, Polres Klaten, Polres Batang, Polres Purbalingga, Polres Boyolali, Polres Temanggung, dan Polres Tegal Kota juga berganti.
Kemudian jabatan Kepala Biro Logistik dan Kepala Sekolah Polisi Negara di Jateng juga berganti pimpinan. Artanto menyatakan bahwa instansinya berharap mutasi tersebut dapat memberikan semangat baru bagi Polda Jateng dan seluruh jajarannya dalam pelaksanaan tugas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
”Dengan mutasi ini, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Jateng dapat tetap terjaga, terutama dalam rangka mendukung program pemerintah serta mengamankan berbagai agenda strategis nasional yang akan berlangsung di tahun 2025,” terang dia.
Meski tidak disinggung oleh Polda Jateng, mutasi Kombes Irwan dinilai tidak lepas dari kasus penembakan pelajar SMKN 4 Semarang oleh anggota Polrestabes Semarang Robiq Zaenuddin. Sebelum Irwan dimutasi, penasihat hukum korban penembakan tersebut sudah meminta Polri mencopot Irwan dari jabatannya lantaran dianggap tidak profesional dalam menangani kasus penembakan tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
