
Ilustrasi melakukan perawatan sepeda motor sebelum diajak berkendara jauh. (Istimewa)
JawaPos.com – Libur akhir tahun adalah salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Karena momen ini menjadi waktu yang tepat untuk bisa kembali ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga, ataupun touring ke luar kota.
Riding ke luar kota menggunakan sepeda motor saat libur panjang juga sudah menjadi salah satu fenomena yang lumrah bagi masyarakat Indonesia.
Meski begitu, riding ke luar kota menggunakan sepeda motor tentu saja memiliki tantangan dan risiko yang perlu diwaspadai. Seperti kemungkinan terjadinya hal-hal yang dapat merugikan para bikers.
Biasanya, itu terjadi bila para bikers belum cukup memahami berbagai persiapan yang perlu diperhatikan sebelum berkendara jarak jauh. Karena itu, ada beberapa persiapan yang bisa dilakukan untuk membuat berkendara menjadi lebih nyaman dan lancar.
Salah satu persiapan awal yang dapat dilakukan adalah memastikan kondisi fisik pengendara dalam kondisi prima, seperti cukup istirahat dan menjaga kesehatan.
Kondisi fisik yang prima juga perlu didukung dengan riding gear yang memadai, seperti mengenakan helm full face, jaket riding, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup.
Tidak lupa juga untuk menyediakan jas hujan guna mengantisipasi jika harus berkendara di tengah hujan.
“Selain kondisi fisik yang sehat dan perlengkapan berkendara yang lengkap, para bikers juga dihimbau untuk tetap selalu memperhatikan cara berkendara yang baik dan bijak. Seperti menaati peraturan berlalu lintas," ujar Muhammad Arief, Instruktur Yamaha Riding Academy, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg melalui keterangannya.
Selain itu, pengendara juga perlu mengecek kondisi motor untuk memastikan seluruh komponen dapat berfungsi dengan optimal. Ini untuk mencegah terjadinya malfungsi di tengah perjalanan.
Sebelum melakukan perjalanan jauh, oli motor juga wajib diganti. Mengganti oli sepeda motor secara rutin menjadi hal yang penting, karena oli berfungsi untuk melumasi komponen mesin agar dapat bekerja secara optimal.
Sistem pengereman juga perlu diperiksa, dengan cara memastikan kampas rem tidak dalam kondisi tipis dan pastikan tidak ada suara yang abnormal ketika roda diputar secara manual.
Selain itu, volume minyak rem harus berada pada batas normal dan jernih, serta pastikan kondisi disc brake atau piringan cakram tidak bergelombang dan karatan.
Di bagian ban, kondisi ban yang perlu diperhatikan adalah tekanan udara yang sesuai dengan rekomendasi pada buku manual, ketebalan alur, dan perlu dipastikan juga permukaan ban tidak ada retak, sobek, ataupun lubang.
Demi keselamatan dan meminimalisir kemungkinan terjadinya slip pada ban saat hujan, maka ban yang sudah tipis sebaiknya diganti dengan ban baru.
Tidak kalah penting juga, aki yang menjadi sumber utama kelistrikan pada sepeda motor perlu dipastikan tidak dalam kondisi soak. Salah satu cirinya adalah motor jadi sulit menyala ketika distarter.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
