Petugas Badan Karantina Pertanian melakukan pengecekan daging beku impor di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (12//4/2023). Pemerintah melalui Perum BULOG mengimpor daging kerbau beku dari India sebanyak 18.000 t
JawaPos.com - Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat M. Panggabean hadir secara langsung dalam Refleksi Akhir Tahun yang diselenggarakan pada Rabu malam (18/12). Meski baru berumur satu tahun, Sahat menyatakan bahwa instansi yang dia pimpin sudah bekerja baik. Salah satunya ditunjukkan melalui penegakan hukum karantina dan Notification of Non-Compliance (NNC) sepanjang 2024.
”Jadi, selama 2024 ini ada beberapa negara kita melakukan MOU, itu klir. Artinya, kedaulatan negara kita harus dia akui. Kalau misalnya barang mereka masuk ke Indonesia, itu ada hama penyakit dan segala macam yang tadi ada NNC, itu kita tolak. Mereka harus paham itu. Dan jangan komplain ke kita. Karena kita tidak ingin negara kita itu menerima barang-barang yang tidak baik,” terang dia.
Berdasar data dari Badan Karantina Indonesia melakukan tindakan karantina penahanan, penolakan, dan pemusnahan terhadap komoditas yang tidak memenuhi persyaratan karantina. Mereka mencatat 2.309 kali penegakan hukum karantina dilakukan selama 2024. Terdiri atas tindakan di bandara sebanyak 1.445 kali, pelabuhan 745 hari, PLBN 60 kali, dan kantor pos 59 kali.
Sementara NCC atau notifikasi ketidaksesuaian yang mereka sampaikan kepada otoritas karantina negara asal, karena komoditas impor tidak memenuhi persyaratan karantina. Baik penahanan, penolakan, dan atau pemusnahan sebanyak 1.120 kali. Terdiri atas komoditas impor sapi, domba, biji gandum, kacang tanah, akar, murbei, beras, kedelai, bawang putih, bibit, kentang, dan jagung.
Baca Juga: Badan Karantina Indonesia Dukung Peningkatan Devisa melalui Ekspor Sarang Burung Walet ke Tiongkok
”Makanya nanti kalau ada penolakan-penolakan dari kita, tadi kan di video tadi itu banyak yang kita tolak. Beberapa ribu itu dokumen kita tolak. Kita musnahkan, kita bakar. Kita tunjukkan kita berdaulat. Nah, itu yang saya ingin sampaikan bahwa kita masuk ke kedaulatan negara ini. Mereka tidak boleh menganggap kita ini negara-negara biasa,” tegasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
