JawaPos.com - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menyampaikan, menjaga kebudayaan daerah bukan perkara mudah. Terlebih saat ini berada di era globalisasi modernisasi dan era digital. Masuknya budaya-budaya dari luar negeri seringkali menjadi tantangan yang besar bagi pertahanan tradisi dan kearifan lokal.
Berkaca dari itu, Kementerian Kebudayaan, menggelar kegiatan Apresiasi Desa Budaya. Kegiatan yang berlangsung sejak tahun 2021 digelar di Lapangan Desa Lalang Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.
Apresiasi Desa Budaya bertujuan untuk
memberikan pengakuan terhadap desa-desa yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengembangkan dan memanfaatkan potensi budaya untuk pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
"Kegiatan Ini adalah contoh nyata ketangguhan budaya sekali lagi ketangguhan budaya mereka membuktikan bahwa kebudayaan dapat beradaptasi dengan bilangan akar sejarah dan nilai-nilai luhur dengan kreativitas dan kerja keras," kata Fadli Zon, Rabu (18/12).
Fadli menyampaikan, Apresiasi Desa Budaya akan menghidupkan kembali tradisi serta mengembangkan seni dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi kesejahteraan masyarakatnya. Melalui kolaborasi antara masyarakat pemerintah para pemangku kepentingan desa-desa budaya di Indonesia akan terus tumbuh sebagai sumber inovasi yang terus berkembang.
Fadli Zon bersyukur saat ini pemerintah mempunyai Kementerian Kebudayaan, tentunya sebuah komitmen pemerintah dalam memajukan dan menjaga kelestarian kebudayaan ranah air. " Sejak Indonesia merdeka akhirnya kita mempunyai Kementerian Kebudayaan yang komitmen untuk memajukan kebudayaan berakar dari amanat pasal 32 undang-undang Dasar 1945 yang berbunyi negara memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia ditengah peradaban dunia," bebernya.
Seperti kita ketahui kegiatan Apresiasi Desa Budaya tahun ini di laksanakan di Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Beragam kegiatan penampilan maupun perlombaan tradisi yang menonjol di Desa Lalang, diantaranya tradisi Malam Ngaso Pajangan yang digelar sebelum hari pembukaan, lomba Ngayun, penampilan tradisi berebut lawang, malam gelar budaya desa berupa tari maupun musik tradisiona, Parade Festival dan makan gratis.
Kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemberdayaan dan partisipasi daya desa, daya warga, pemerintah desa, masyarakat desa dan komunitas di dalam program pemajuan kebudayaan desa.
Pada tahun 2024, terdapat 18 Desa Budaya yang ikut meramaikan kegiatan Apresiasi Desa Budaya. Setelah melalui proses penilaian dari dewan juri, terpilih 5 Desa diantaranya Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi,
Desa Dasun Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah, Desa Krikilin Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah, Desa Kebondalam Kidul Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah dan Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tambesi Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi.