Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Desember 2024 | 17.00 WIB

Uji Coba Makan Bergizi Gratis Dinilai Berhasil, Kepsek SMP Siliwangi: Sebelumnya yang Absen 30 orang per Hari, Kini Semuanya Hadir

Pemerintah melalui Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) meninjau uji coba program Makan Bergizi Gratis yang dilakukan SDN Kedung Badak 1 dan SMP Siliwangi di Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (9/12).

JawaPos.com - Pemerintah melalui Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) meninjau persiapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis ke sejumlah sekolah di Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (9/12). Peninjauan dilakukan di SDN Kedung Badak 1 dan SMP Siliwangi.

Wali Murid, Lina (34) mengapresiasi uji coba program Makan Bergizi Gratis yang telah dilaksanakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut. Menurut Lina, adanya program ini sangat membantu dalam menyiapkan bekal untuk anaknya.

"Ya anak saya tidak pernah suka sarapan, karena dapat dari sekolah (Makan Bergizi Gratis) itu sangat membantu banget. Karena dia kan orangnya aktif banget, jadi alhamdulillah sangat membantu," kata Lina kepada wartawan.

Selain itu, Lina mengungkapkan saat ini anaknya menyukai sayur-sayuran. Hal itu karena pihak sekolah memberikan edukasi pentingnya makan sayur-sayuran untuk tubuh. "Dia sebenarnya gak suka sayur. Tapi karena ada program ini jadi sedikit-sedikit dia tahu yang namanya buncis gitu kan," jelas Lina.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Kedung Badak 1, Kariyanti menyebut, program ini membuat siswa semangat bersekolah. “Kemudian tingkat kedatangan anak-anak, mereka senang. Oh iya, besok dapat makanan bergisi, aku mau datang. Menunya apa lagi ya, ‘aku dapat susu apa lagi ya’,” kata Kariyanti.

Menurutnya, pemerintah seakan membantu sekolah memberikan pelajaran menghargai setiap profesi dengan makanan bergizi yang diberikan. “Dari para petani yang menyiapkan makanannya, kemudian dari pedagang, ataupun dari yang menyiapkan makanan yang mereka bekerja dari jam 3 pagi,” ujar Kariyanti.

Selain itu, lanjut dia, program ini turut mengajarkan siswa untuk meningkatkan rasa syukurnya. Program ini juga dinilai mengajarkan para siswa untuk menjaga ketertiban karena proses pembagian harus antre. “Untuk anak sekarang pengennya, ayo dulu-duluan gitu. Dengan makanan bergizi ini, mereka antre satu per satu mengambil makanan,” ucap Kariyanti.

Pemerintah dinilai sangat membantu menyegah konsumsi makanan kurang sehat dengan program ini. Menurut Kariyanti, dengan adanya program makanan bergizi, negara seakan mengajarkan siswa untuk menginvestasikan kesehatannya.

“Kan hari ini kita melawan generasi junk food ya. Kita menyadarkan kepada anak-anak bahwa kesehatan itu adalah investasi masa depan. Bagaimana kita mau menyiapkan generasi emas, kalau mereka tidak sadar akan apa yang mereka makan,” kata Kariyanti.

Di sekolahnya, ada satu kelas dengan murid kembar tiga. Orang tua mereka merasa diringankan dengan program makan bergizi gratis karena bisa menghemat pengeluaran.

“Jadi orang tua yang di sini tuh ada yang kembar tiga dengan memiliki adik satu. Jadi empat, bisa dibayangkan berapa porsi makanan yang dihemat dengan adanya program makanan bergisi ini,” terang Kariyanti.

Kariyanti berharap pemerintah konsisten menjalankan program ini. Dia yakin Indonesia Emas akan terwujud pada 2045 jika gizi siswa dipenuhi dari sekarang. “Nah generasi emas itu dengan menyiapkannya seperti apa? Kami dari pendidikan, kemudian didukung oleh makanan bergisi Pak. Itu akan sangat-sangat berhubungan,” tutur Kariyanti.

Senada, Kepala Sekolah SMP Siliwangi Rosminyati menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas program makan bergizi ini. Program ini, kata dia, sangat membantu lantaran mayoritas siswa di sekolahnya berasal dari keluarga kurang mampu.

"Banyak di antara siswa kami yang sering kali berangkat ke sekolah tanpa sarapan pagi, bahkan ada yang hanya makan sekali dalam sehari," ujarnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore