Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Oktober 2024 | 21.37 WIB

Para Profesional Masuk Kabinet Merah Putih Dinilai untuk Menjaga Stabilitas

Presiden Prabowo Subianto melantik menteri dan kepala lembaga tinggi negara Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos) - Image

Presiden Prabowo Subianto melantik menteri dan kepala lembaga tinggi negara Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Para menteri dan kepala badan di Kabinet Merah Putih banyak diisi para kalangan profesional. Jumlahnya hampir separo. Komposisi itu dinilai sebagai bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap keberlanjutan dan stabilitas pemerintahan.

Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno, banyaknya kalangan profesional di dalam Kabinet Merah Putih menandakan Prabowo telah memilih orang-orang dengan rekam jejak yang terbukti.

Para profesional itu ditempatkan sesuai dengan keahlian mereka. Hal itu demi menciptakan apa yang disebut kabinet zaken. Setiap menteri ditunjuk berdasarkan kompetensi, bukan semata-mata karena afiliasi politik.

“Secara umum, track record dan kinerja mereka dapat dilihat dan dinilai masyarakat. Komposisi ini menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” ungkap Adi di Jakarta pada Rabu (23/10).

Diketahui, 24 posisi kunci dalam Kabinet Merah Putih ditempati oleh kalangan profesional. Di antaranya Menkopolkam Budi Gunawan, Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dikti-Saintek Satrio Sumantri Brodjonegoro.

Mereka ahli di bidang masing-masing. Hal diperkirakan Kabinet Merah Putih mampu menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif.

Pengamat politik dari Universitas Jember Hermanto Rohman memuji Kabinet Merah Putih sebagai hasil skenario yang dirancang dengan baik oleh Prabowo untuk menjaga stabilitas pemerintahan selama lima tahun mendatang.

Menurut dia, Prabowo mengutamakan orang-orang kepercayaannya dalam sektor pertahanan, keamanan dan hukum. Hal itu untuk memastikan pemerintahan yang kokoh.

Hermanto tidak memungkiri bahwa Kabinet Merah Putih terlihat "gemuk" dibandingkan kabinet era Jokowi. Menurut dia, kabinet dengan jumlah menteri yang banyak itu bagian dari strategi untuk lebih merinci pembagian tanggung jawab dalam mencapai target pemerintahan.

Dia menggarisbawahi pentingnya koordinasi yang efektif antara para menteri dan wakil menteri, agar anggaran yang meningkat bisa dioptimalkan dengan hasil yang nyata di lapangan.

Hermanto mencatat komposisi Kabinet Merah Putih menunjukkan fokus Prabowo pada sektor-sektor kunci seperti pertanian, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang menjadi prioritas. "Ini menunjukkan wujud keseriusan Prabowo dalam mencapai swasembada pangan dan mendorong pembangunan ekonomi secara menyeluruh," tambahnya.

Dengan kabinet yang diisi oleh para ahli dan profesional, harapan besar ditempatkan pada pemerintahan Prabowo-Gibran untuk menghadirkan perubahan. Tidak hanya dalam bentuk pencapaian angka statistik, tetapi dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore