
Artis Raffi Ahmad menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pesohor Raffi Ahmad dan penceramah Gus Miftah sempat dipanggil ke kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa hari yang lalu. Keduanya digadang-gadang bakal masuk kabinet. Namun, ketika Presiden Prabowo Subianto mengumumkan nama menteri dan wakil menteri untuk Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu malam (20/10), dua nama itu tidak disebut.
Adapun di Kabinet Merah Putih terdapat 48 menteri dan 56 wakil menteri. Prabowo mengatakan, pemilihan nama kabinet di pemerintahannya ini sebagaimana telah disepakati oleh para ketua umum dari koalisi partai pendukungnya.
"Setelah saya dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024, malam harinya akan saya umumkan kabinet pemerintah RI periode 2024-2029 dengan kesepakatan para ketua umum koalisi kami, kami beri nama kabinet ini, Kabinet Merah Putih dan saya ingin umumkan susunan kabinet merah putih periode 2024-2029 sebagai berikut," kata Prabowo yang dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah usai menemui Presiden RI terpilih Prabowo Sunianto di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/10).
Untuk nama Raffi Ahmad dan Gus Miftah sempat digadang-gadang akan menjadi wakil menteri (Wamen) bagian dari Kabinet Merah Putih. Apalagi keduanya telah memenuhi panggilan Prabowo untuk datang ke kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada Selasa malam, 15 Oktober 2024.
Tak hanya mereka berdua, pada pengumuman malam ini nama Musisi Yovie Widianto juga tidak disebut Prabowo.
Dalam pengumuman yang dilakukan sekitar pukul 21.15 WIB itu, Prabowo lebih dulu menyebut nama-nama menteri yang tergabung di dalam kabinetnya. Pada tahp pertama, ia menyebut nama Budi Gunawan yang ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Didampingi oleh Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka dan juga Wakil Ketua DPR RI yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, untuk jajaran menteri yang terakhir disebut adalah Mayor Teddy Indra Wijaya yang ditunjuk sebagai Sekretaris Kabinet (Setkab) Merah Putih.
Sebelumnya, Raffi Ahmad, Yovie Widianto dan Miftah Maulana Habinurrahman alias Gus Miftah tidak terlihat dalam pembekalan calon wakil menteri di kediaman Presiden RI Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/10). Hal itu terlihat sebagaimana foto yang beredar di media sosial.
Wakil Ketua Umum PAN Bima Arya Sugiarto mengamini bahwa Raffi Ahmad, Yovie Widianto, dan Gus Miftah tidak mengikuti pembekalan calon Wamen. Ia menyebut, mereka tidak dapat jatah Wamen.
"Ya mungkin posisinya khusus ya. Saya dengar Raffi Ahmad staf utusan khusus, Yoviw juga staf khusus," kata Bima Arya usai mengikuti pembekalan.
Sementara terkait jabatan Gus Miftah, Bima Arya tidak mengetahui secara pasti. "Enggak paham saya. Mungkin ada tugas-tugas lain," ungkap Bima Arya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
