
Calon gubernur (cagub) nomor urut 3, Pramono Anung merespons pernyataan rivalnya, cagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun yang mendoakan dirinya jadi Presiden RI. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Calon gubernur (cagub) nomor urut 3, Pramono Anung merespons pernyataan rivalnya, cagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun yang mendoakan dirinya jadi Presiden RI. Pramono Anung menegaskan, dirinya tidak akan memanfaatkan kontestasi Pilkada Jakarta untuk bisa jadi kepala negara.
"Saya tidak mau menggunakan Pilgub ini menjadi batu loncatan untuk apapun," kata Pramono usai mengikuti debat perdana Pilkada Jakarta 2024 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/10).
Pramono menyebut, debat perdana Pilkada Jakarta yang diikuti tiga pasang calon dinilai sangat mengalir. Menurutnya, masyarakat Jakarta bisa menilai akan dalam menentukan pilihannya melalui sesi debat.
"Jadi debat hari ini betul-betul mengalir dengan baik, dan menurut saya apa yang kami sampaikan, pasangan satu, dua, dan tiga, sekarang tergantung warga Jakarta untuk memilih," ucap Pramono Anung.
Lebih lanjut, Pramono Anung menyarankan warga Jakarta memilih pemimpin yang gagasannya mampu diaplikasikan. Sebab, pernyataan yang disampaikan dalam debat, sejatinya akan diimplementasikan jika memenangkan Pilkada Jakarta.
"Pilihlah yang gagasannya bisa dijalankan, diimplementasikan, itu yang paling penting. Karena proses dalam debat itu adalah bagaimana orang yang menyampaikan gagasan kemudian bisa diterapkan gagasan itu," tegas Pramono.
Sebelumnya, cagub Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun mendoakan rivalnya, cagub Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung bisa menjadi Presiden RI. Pernyataan itu disampaikan Dharma usai menjelaskan cara melindungi data pribadi, sebab Dharma adalah mantan Wakil Kepala Badan Siber Sandi Negara (BSSN).
“Saya doakan Mas Pram menjadi presiden Republik Indonesia dan saya akan menjadi staf khusus bidang cyber sekurity. Karena isu cyber security ini tidak akan pernah selesai karena cyber security itu adalah industri,” ujar Dharma saat debat perdana Pilkada Jakarta di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/10).
Cagub independen itu menjelaskan, kebocoran data pribadi akan selalu terjadi. Karena Indonesia belum memiliki jaringan internet mandiri. Menurutnya, mau mengganti password sebanyak seribu kali pun, data pribadi pasti tetap akan bocor.
“Jadi mudah-mudahan Mas Pram jadi presiden, saya mohon Indonesia menjadi mandiri internet, selama internetnya tidak mandiri maka selama itu pula bocor semua, seribukali kita mengganti password apapun yang kita lakukan bocor!” pungkas Dharma.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
