Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 September 2024 | 19.15 WIB

Setelah Ikut Undian Nomor Urut, Semua Paslon Gubernur-Wagub Jatim Wajib Hadiri Deklarasi Damai Besok

Cagub dan Cawagub Sumut dari Partai Gerindra  Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak usai menerima formulir persetujuan B1-KWK di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Jumat (23/8/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos) - Image

Cagub dan Cawagub Sumut dari Partai Gerindra Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak usai menerima formulir persetujuan B1-KWK di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Jumat (23/8/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Babak pertama pertarungan merebut kursi kepala daerah akhirnya dimulai kemarin (22/9). Gong pembuka itu ditandai dengan penetapan pasangan calon (paslon) kepala daerah. Baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota se-Indonesia.

Pusat perhatian tertuju pada pilkada serentak di Pulau Jawa. Sebab, lebih dari 56 persen penduduk Indonesia tinggal di Jawa. Selain itu, lebih dari 58 persen perputaran uang ada di Pulau Jawa.

Di Jawa Timur, pemilihan gubernur (pilgub) dipastikan diikuti tiga paslon. Dibanding daerah lain, pilgub Jatim berpotensi paling seru. Sebab, tiga calon gubernur sama-sama perempuan. Tiga paslon itu adalah Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. KPU Jatim menyatakan bahwa berkas pendaftaran tiga paslon tersebut sudah lengkap dan memenuhi syarat.

Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi mengatakan, berkas tiga paslon tersebut melalui tahap pemeriksaan sejak pendaftaran pada 27–29 Agustus 2024. Mereka juga telah melengkapi dokumen yang kurang. ”Selain syarat administrasi, paslon lolos tes kesehatan dan narkoba,” kata Aang.

Dia menjelaskan bahwa masih ada sejumlah proses yang harus diikuti. Hari ini (23/9) KPU Jatim mengundi nomor urut. Acara yang digelar di Surabaya itu bakal menghadirkan ketiga paslon dan pendukung.

KPU sudah melakukan koordinasi terkait pengundian nomor. Paslon diperbolehkan membawa pendukung. Namun, jumlahnya dibatasi. ”Hanya sekitar 150 pendukung dari masing-masing paslon yang diperbolehkan masuk,” jelas Aang.

Pasca pengundian, para calon tidak langsung berkampanye. Mereka akan diajak untuk terlibat dalam deklarasi damai Pilkada 2024. Deklarasi rencananya dilakukan di kawasan Tugu Pahlawan besok (24/9).

Deklarasi akan melibatkan massa dalam jumlah banyak. Hal itu dimaksudkan sebagai upaya untuk menunjukkan komitmen dalam menjaga perdamaian. Setiap paslon diwajibkan mengajak seluruh pendukung untuk tertib selama pilkada berlangsung.

Di Jawa Tengah, KPU resmi menetapkan dua paslon peserta pilgub Jateng. Yakni, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen.

”Hari ini (kemarin, Red) kami melaksanakan rapat pleno untuk menetapkan pasangan calon. Dari seluruh persyaratan pencalonan dan syarat bakal calon, kami nyatakan memenuhi syarat,” jelas Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono dilansir Jawa Pos Radar Semarang.

Dia menambahkan, hasil rapat tersebut dituangkan dalam berita acara untuk diserahkan kepada Bawaslu Jateng. Dia menerangkan, pengundian nomor urut bakal dilakukan di kantor KPU Jateng pada Senin (23/9) malam.

Penetapan paslon pilgub juga dilakukan KPU Jawa Barat (Jabar). Ada empat paslon yang dipastikan bakal bersaing. Yakni, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie, Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi Natarina, dan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja.

KPU Jabar juga menetapkan daftar pemilih tetap (DPT). Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni mengungkapkan, jumlah DPT untuk Pilkada 2024 mencapai 35.925.960 orang. Terdiri atas 17.885.107 pemilih laki-laki dan 18.040.853 pemilih perempuan. Mereka akan memberikan suara di 73.862 tempat pemungutan suara (TPS).

Ummi menjelaskan, jumlah DPT mengalami penurunan 40.880 orang dibandingkan dengan daftar pemilih sementara (DPS). Proses pemutakhiran data dilakukan untuk menghapus pemilih yang sudah meninggal dan pindah domisili. ”Ada proses pemutakhiran yang menyebabkan berkurangnya 40.000 pemilih di 27 kabupaten/kota,” jelasnya dilansir dari Radar Bandung.

Dari Jakarta, KPU menetapkan tiga paslon yang akan berkontestasi pada pilgub 27 November mendatang. Yakni, Pramono Anung Wibowo-Rano Karno (Pram-Si Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun). Penetapan itu dipayungi Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 125 Tahun 2024.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore