Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengungkap keberhasilan timnya menggagalkan penyelundupan narkotika di dua daerah berbeda. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - TNI AL melalui Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) berhasil menggagalkan penyelundupan kokain dengan berat mencapai 84,75 kilogram. Meski angka itu masuk kategori besar, namun Badan Narkotika Nasional (BNN) menyampaikan bahwa kokain tidak termasuk jenis narkotika yang banyak beredar di Indonesia.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen I Wayan Sugiri di Jakarta pada Kamis (19/9). Menurut dia, yang saat ini banyak beredar di Indonesia adalah narkotika jenis sabu atau metamfetamin.
"Kalau kokain ini sepertinya bukan untuk konsumsi di Indonesia. Artinya ada rencana lanjutan entah ke negara mana dari titik (kokain) yang ditemukan," kata dia.
Menurut Wayan Sugiri, kokain adalah narkotika yang banyak diproduksi oleh negara-negara Amerika Latin. Mulai Kolombia, Peru, Brazil, Bolivia, sampai Argentina.
"Artinya perjalanannya cukup jauh (dari Amerika Latin) sampai ke kita (Indonesia)," terang jenderal bintang dua Polri tersebut.
Karena itu, meski dia menduga kokain tersebut bukan untuk diedarkan di Indonesia, BNN tetap mengapresiasi keberhasilan TNI AL. Wayan Sugiri menyampaikan bahwa apapun jenis narkotika yang diselundupkan ke Indonesia, harus digagalkan.
"Tetap, apapun jenisnya narkotika masuk ke Indonesia adalah musuh bersama, kita jadi tetap harus digagalkan. Untuk kokain, tetap menjadi narkotika golongan satu dan berbahaya. Ancamannya pidana mati kalau pelakunya ketemu," kata dia.
Kokain, lanjut Wayan Sugiri, merupakan narkotika berharga tinggi. Karena itu, tidak banyak pengguna narkotika di Indonesia mengonsumsi barang haram tersebut.
"Sehingga di sini menjadi temuan dan akan kami musnahkan," tegasnya.
Dia pun menambahkan, keberhasilan TNI AL menggagalkan penyelundupan puluhan kilogram kokain menjadi pelecut agar lebih sigap dan waspada.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
