Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 September 2024 | 19.14 WIB

Penampakan Panser Anoa dan Sistem Senjata RCWS, Alutsista Lokal yang Diturunkan oleh TNI AD untuk Amankan Ajang Internasional di Bali

Panser Anoa milik TNI AD yang sudah dilengkapi sistem senjata RCWS dilibatkan dalam pengamanan ajang internasional di Bali. (Respati Solusi Rekatama)

JawaPos.com - Pengamanan dua agenda internasional di Bali, High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnership (HLF MSP) dan Indonesia Africa Forum (IAF) 2024 melibatkan banyak alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.

Tidak hanya alutsista buatan luar negeri, alutsista produk dalam negeri alias buatan lokal juga turut serta dalam pengamanan agenda yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut. 

Salah satu alutsista karya anak bangsa yang dikirim ke Bali untuk turut serta dalam pengamanan HLF MSP dan IAF 2024 adalah Panser Anoa. Kendaraan tempur (ranpur) itu dibuat oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertahanan, PT Pindad. ”Generasi pertama kendaraan tempur dari PT Pindad yang memiliki keunggulan dalam mobilitas, proteksi, serta daya angkut,” demikian penjelasan PT Pindad mengenai Panser Anoa pada laman resmi mereka. 

Tidak tampil polos, Panser Anoa yang dikirim oleh TNI ke Pulau Dewata sudah dilengkapi dengan sistem kendali tembak yang lengkap bernama Remote Controlled Weapon Station (RCWS). Serupa dengan Panser Anoa, sistem persenjataan itu juga dibuat oleh industri pertahanan dalam negeri. Yakni PT Respati Solusi Rekatama. Sistem senjata tersebut dipasang oleh TNI AD pada Panser Anoa yang mereka tugaskan dalam pengamanan HLF MSP dan IAF 2024. 

Berdasar data dari PT Respati Solusi Rekatama, sistem senjata itu memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya penembak terlindungi badan ranpur. Selain itu, penembakan bisa dilakukan dengan tepat di segala kondisi. “Kami bangga produk kami bisa ikut serta dalam acara dengan skala internasional seperti ini. Ini bukti bahwa anak bangsa bisa berkontribusi aktif dalam bidang pertahanan dan keamanan,” kata Direktur Utama PT Respati Solusi Rekatama Dhita Yudhistira saat dikonfirmasi pada Rabu (4/9). 

Dhita merasa bangga lantaran produk dalam negeri dipakai dalam pengamanan ajang internasional yang dihadiri oleh pemimpin negara-negara sahabat.

”Ini juga menjadi penyemangat bagi kami untuk berkarya mengejar kemandirian nasional khususnya di bidang alutsista,” tambah dia. RCWS yang dipasang sebagai sistem senjata Panser Anoa merupakan hasil pengembangan yang dilakukan bertahun-tahun oleh para pembuatnya. Kini TKDN-nya sudah mencapai 58,3 persen. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore