
Paus Fransiskus turun dari pesawat setibanya dari Vatikan di Bandara Internasional Soekarno Hatta. (POPES FRANCIS APOSTOLIC JOURNEY TO INDONESIA 2024)
JawaPos.com-Paus Fransiskus telah datang ke Indonesia dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pada Selasa (3/9), dirinya akan beristirahat sejenak dan akan memulai kegiatannya besok (3/9).
Paus Fransiskus mengikuti jejak Paus Paulus VI yang datang ke Indonesia pada 1979. Setelah itu, ada Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989. Selain bertemu dengan umat Katolik, Paus juga tertarik dengan toleransi antarumat beragama di Indonesia. Apalagi dirinya pernah menulis ensiklik dengan judul Fratelli Tutti yang berisi tentang persaudaraan manusia dan dialog antaragama.
Untuk melihat hal tersebut, Paus Fransiskus mengadakan pertemuan dengan enam pemimpin antaragama di Masjid Istiqlal, Kamis (5/9). Setelah itu, Paus kelahiran tahun 1936 itu akan melakukan misa di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Setelah Indonesia, Paus Fransiskus akan mengunjungi Papua Nugini, Singapura, dan Timor Leste. Melansir laman Vatican News, berikut kegiatannya di tiga negara tersebut.
Papua Nugini merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Kristen dan satu dari tiga penduduknya menganut agama Katolik. Sebelumnya, Paus Yohanes Paulus II pernah berkunjung ke negara ini pada tahun 1984.
Menurut rencana, Paus akan datang ke negara di benua Oseania itu pada 6-9 September. Di negara tersebut, ia akan bertemu dengan korban bencana alam yang disebabkan karena krisis iklim serta gempa bumi di bulan Maret 2024.
Di Port Moresby, Paus 87 tahun itu akan mengadakan misa serta bertemu dengan anak-anak pendeta jalanan dan mengikuti kebaktian di Sekolah Menengah Teknik Caritas. Setelah itu, ia akan berangkat ke kota Vanimo untuk melakukan pertemuan dengan para misionaris.
Pada tanggal 9-11 September, Paus Fransiskus direncanakan untuk datang ke Timor Leste. Saat masih bernama Timor Timur, Paus Yohanes Paulus II datang pada1989. Di negara tersebut, ia akan melaksanakan misa serta bertemu dengan anak penyandang disabilitas.
Kunjungan terakhirnya akan berlangsung pada 11 hingga 13 September di Singapura. Pada1986, Paus Yohanes Paulus II pernah datang ke negara tersebut.
Di Negeri Singa, terdapat sekitar enam persen umat Katolik. Rencananya, Paus Fransiskus akan mengadakan pertemuan umat antaragama dengan anak muda di sebuah perguruan tinggi Katolik serta melakukan misa. (*)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
