Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 18.31 WIB

Bamsoet Sebut IKN sebagai Halaman Kosong di Buku Sejarah yang Menunggu Ditulis Cerita Kebanggaan hingga Cinta

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyebut IKN sebagai halaman kosong di buku sejarah yang menunggu ditulis dengan cerita kebanggaan, keberhasilan, dan cinta. (YouTube DPR RI) - Image

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyebut IKN sebagai halaman kosong di buku sejarah yang menunggu ditulis dengan cerita kebanggaan, keberhasilan, dan cinta. (YouTube DPR RI)

JawaPos.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo menyebut Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai halaman kosong di buku sejarah yang menunggu ditulis dengan cerita kebanggaan, keberhasilan, dan cinta. Hal ini disampaikan Bamsoet - sapaan akrabnya, saat membuka Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

Bamsoet juga menyampaikan di usia yang ke-79, Indonesia juga menyambut babak baru dengan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN). IKN menjadi simbol harapan dan tekad kita bersama untuk masa depan.

"IKN bukan sekadar sebuah nama atau lokasi di peta, melainkan sebuah halaman kosong dalam buku sejarah kita yang menunggu untuk ditulis dengan cerita-cerita kebanggaan, keberhasilan, dan cinta yang tak berkesudahan," kata Bamsoet.

Dia juga membeberkan, bahwa pemerintahan saat ini tidak mewariskan sebuah kota. Melainkan, mewariskan harapan dan cita-cita untuk anak-anak tumbuh dengan mimpi-mimpi besar.

"Kita tidak mewariskan sebuah kota, tetapi mewariskan harapan dan cita-cita. Kita mewariskan sebuah tempat dimana anak-anak kita tumbuh dengan mimpi-mimpi besar," bebernya.

Dalam pidato pembukaannya, dia meminta seluruh pihak untuk terus melangkah maju dengan penuh keyakinan terhadap IKN yang diklaimnya menjadi pusat kekuatan dan inspirasi itu.

Bahkan, Bamsoet meminta untuk seluruh pihak agar merawat dan menjaga IKN yang diklaim sebagai warisan itu. Itu dilakukan agar ke depan anak cucu dapat memandang dan merasakan denyut jantung bangsa yang megah dan gemilang di masa depan.

"Marilah kita terus melangkah maju dengan penuh keyakinan, menjadikan IKN sebagai pusat kekuatan dan inspirasi. Marilah kita jaga dan rawat warisan ini, agar kelak ketika anak cucu kita memandang langit IKN, mereka tidak hanya melihat kota yang megah, tetap juga merasakan denyut jantung bangsa ini untuk masa depan yang lebih gemilang," pungkasnya.

Tak lupa, ia pun menyiapkan pantun khusus untuk IKN dalam pidatonya. Berikut ini pantun Bamsoet soal IKN yang disampaikan di hadapan Presiden Jokowi, Presiden terpilih Prabowo Subianto hingga jajaran peserta Sidang Tahunan jelang HUT ke-79 RI.

"Berpindah alamat ke hutan belantara, menapak langkah, membangun asa. IKN baru jadi ibu kota negara, semangat baru untuk Indonesia Raya," ungkap Bamsoet.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore