Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Agustus 2024 | 00.28 WIB

Berkaca Gempa di Jepang, BMKG Sebut Gempa Megathrust di Indonesia Tinggal Waktu

Ilustrasi gempa bumi./ANTARA - Image

Ilustrasi gempa bumi./ANTARA

JawaPos.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa bencana gempa megathrust di Indonesia hanya tinggal waktu. Hal itu disampaikan usai gempa berkekuatan magnitudo 7,1 yang bersumber dari gempa megathrust terjadi di Nankai, Jepang beberapa waktu lalu.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa bumi di Nankai itu telah membuat para ilmuwan di Jepang khawatir dengan potensi kedatangan gempa megathrust. 
 
"Gempa-gempa dahsyat di zona Megathrust Nankai hampir semuanya memicu tsunami. Sistem Megathrust Nankai sangat aktif. Berdasarkan sejarah gempa dapat dikatakan bahwa zona sumber gempa ini dapat memicu gempa dahsyat yang bermagnitudo M8,0 hingga lebih di setiap satu atau dua abad, " ujarnya dalam akun X-nya, Rabu (14/8).
 
 
Jika gempa megathrust ini kemudian terjadi di Jepang, ia mengatakan bahwa potensi tsunami akhirnya besar kemungkinan akan terjadi pula.
 
Menurut Daryono, kekhawatiran soal gempa megathrust akhirnya tak hanya menjadi peringatan orang Jepang, tetapi juga di Indonesia. 
 
"Kekhawatiran ilmuwam Jepang terhadal Megathrust Nankai sama persis dirasakan oleh ilmuwan Indonesia, khususnya terhadap Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut," tuturnya.
 
"Rilis gempa di dua segmen ini boleh dikata 'tinggal menunggu waktu' karena sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar," pungkas Daryono.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore