
Tanri Abeng dimakamkan di pemakaman keluarga yang letaknya berada di kompleks kampus yang didirikannya, yakni Tanri Abeng University.
JawaPos.com - Tanri Abeng, mantan Menteri BUMN era Presiden Soeharto dan BJ Habibie meninggal dunia, pada Minggu (23/6) dini hari pukul 02.35 WIB di RS Medistra Jakarta. Jenazah mantan menteri yang juga pernah bekerja sebagai manajer di perusahaan Bakrie & Brothers ini akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang letaknya berada di kompleks kampus yang didirikannya, yakni Tanri Abeng University, Jalan Swadarma Raya No 58 Ulujami, Jakarta Selatan.
“Dimakamkan di Tanri Abeng University,” dalam keterangan yang dihimpun JawaPos.com, Minggu (23/6).
Dalam keterangan itu pula disebutkan, pemakaman Menteri BUMN pertama ini akan dilangsungkan setelah waktu dzuhur. Tak disebutkan secara pasti waktunya, hanya saja berdasarkan pantauan JawaPos.com di Kampus Tanri Abeng University, hingga pukul 12.30 WIB, jenazah Tanri Abeng belum tiba di lokasi.
Tampak sejumlah pelayat dengan pakaian mayoritas putih dan hitam, memenuhi halaman kampus guna menunggu kedatangan jenazah dan menyaksikan pemakaman secara langsung.
Diketahui, Tanri Abeng merupakan pengusaha asal Indonesia yang lahir di Sulawesi Selatan, 7 Maret 1942. Sejak kecil, Tanri Abeng sudah yatim piatu sehingga membuatnya tinggal di Makasaar bersama kerabatnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan SLA di Makassar, ia mendapat kesempatan untuk ikut dalam program American Field Service Exchange Program. Kemudian, ia pulang ke Makassar dan melanjutkan sekolahnya di Universitas Hasanudin sampai Semester 5.
Dari Makassar, kemudian mendiang menyelesaikan pendidikannya di Graduate School of Business Administration di Universitas New York, Amerika Serikat. Setelah tamat dari pendidikannya, Tanri Abeng beberapa kali sempat bekerja di perusahaan internasional seperti di PT Union - Carbide Indonesia, Agrocarb Indonesia, dan Karmi Arafura Fisheries.
Bahkan, karir Tanri Abeng mampu mencapai puncaknya saat bergabung di Bakrie & Brothers, perusahaan milik Aburizal Bakrie hingga dijuluki “Manajer Rp 1 Miliar”. Alasannya, karena mendiang mendapat bayaran sebesar itu ketika memimpin perusahaan milik Aburizal Bakrie.
Di perusahaan tersebut, Tanri Abeng berhasil membuat kinerja Bakrie & Brothers membaik dengan mencatat penjualan tahunan yang melonjak dari sebelumnya sebesar USD 50 juta menjadi sebesar USD 700 juta.
Selain di dunia bisnis, mendiang juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN (kini disebut Menteri BUMN) pada era Kabinet Pembangunan VII Presiden Soeharto dan Kabinet Reformasi Pembangunan masa pemerintahan Presiden BJ Habibie.
Tak hanya menjadi menteri, Tanri Abeng juga tercatat pernah menjadi komisaris di perusahaan pelat merah seperti PT Telkom Indonesia, PT Pertamina Persero, dan PT Bio Farma.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
