
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono enggan membenarkan rumor yang menyebut bahwa kondisi pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens menurun.
JawaPos.com - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Yudo Margono menyatakan tak ingin mengerahkan kekuatan TNI untuk menyelamatkan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Namun begitu, ia mengatakan bahwa pencarian terhadap Philip akan terus dilakukan dengan cara-cara persuasif tanpa perlu mengerahkan prajuritnya.
"Saya tidak mau menyerahkan kekuatan TNI hanya untuk menyelamatkan pilot," ujarnya kepada wartawan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Minggu (9/4).
Pasalnya, menurut Yudo, jika prajurit TNI dikerahkan untuk menyelamatkan pilot yang disandera itu, ia takut pihak KKB malah akan membunuh pilot tersebut.
"Saya tidak mau menggunakan cara perang, nanti kalau cara perang banyak penduduk yang jadi korban, yang digunakan mereka sebagai tameng," pungkas Yudo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
