Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 April 2023 | 03.03 WIB

Alasan Panglima TNI Enggan Kerahkan Prajuritnya Bebaskan Pilot Susi Air

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono enggan membenarkan rumor yang menyebut bahwa kondisi pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens menurun. - Image

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono enggan membenarkan rumor yang menyebut bahwa kondisi pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens menurun.

JawaPos.com - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Yudo Margono menyatakan tak ingin mengerahkan kekuatan TNI untuk menyelamatkan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Namun begitu, ia mengatakan bahwa pencarian terhadap Philip akan terus dilakukan dengan cara-cara persuasif tanpa perlu mengerahkan prajuritnya. 

"Saya tidak mau menyerahkan kekuatan TNI hanya untuk menyelamatkan pilot," ujarnya kepada wartawan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Minggu (9/4).

Pasalnya, menurut Yudo, jika prajurit TNI dikerahkan untuk menyelamatkan pilot yang disandera itu, ia takut pihak KKB malah akan membunuh pilot tersebut.

"Saya tidak mau menggunakan cara perang, nanti kalau cara perang banyak penduduk yang jadi korban, yang digunakan mereka sebagai tameng," pungkas Yudo.

Sebelumnya, Susi Air membenarkan salah satu unit pesawatnya yang ditemukan terbakar di Papua. Maskapai menduga kuat jika pesawat sengaja dibakar oleh pihak tertentu.
 
Representatives Susi Air, Donal Fariz mengatakan, pesawat Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY dilaporkan hilang kontak di Bandara Paro pada Selasa (7/2) sekitar pukul 06.17 WIT. Pesawat seharusnya melaksanakan penerbangan dengan rute Timika - Paro - Timika.
 
Pesawat tersebut membawa 5 penumpang dan barang bawaan dengan total muatan 452 kilogram. Dua jam kemudian Susi Air mendapati ELT pesawat dalam posisi aktif pukul 09.12 WIT. 
 
"Perusahaan kemudian menjalankan kondisi emergency di internal perusahaan dengan mengirimkan pesawat lain mengecek posisi Pesawat dan kemudian ditemukan dalam kondisi terbakar di runway," kata Donal.
 
Donal menuturkan, maskapai menduga terbakarnya pesawat bukan karena gangguan teknis. Pasalnya, pesawat mendarat dan parkir dengan aman di lintasan.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore