Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Mei 2024 | 00.16 WIB

Bantuan Rp 300 Juta Dikirim Untuk Korban Gempa Bawean, Akan Dipakai Bangun Huntara

Bantuan untuk korban gempa bumi Bawean, Gresik, Jawa Timur, terus berdatangan. Kini Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah NU atau LAZISNU menyalurkan bantuan senilai Rp 300 juta.

 
JawaPos.com - Bantuan untuk korban gempa bumi Bawean, Gresik, Jawa Timur, terus berdatangan. Kini Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah NU atau LAZISNU menyalurkan bantuan senilai Rp 300 juta. Dana ini bersumber dari bantuan Danone Indonesia.
 
Ketua PBNU Choirul Sholeh Rasyid mengatakan, bantuan ini diperuntukan membangun kembali fasilitas publik yang hancur. Bantuan juga akan dialokasikan untuk kegiatan hunian sementara bagi warga terdampak gempa.
 
Ia menjelaskan, LAZISNU berencana mendirikan 500 unit hunian sementara untuk membantu masyarakat yang masih membutuhkan tempat tinggal setelah terdampak bencana. Saat ini, 70 unit telah berhasil dibangun, masih diperlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan tersisa.
 
"Alhamdulillah, hari ini PBNU yang disampaikan kepada LAZISNU menerima bantuan sejumlah Rp 300 juta dan bantuan tersebut akan dialokasikan untuk bencana alam gempa di Bawean, Gresik Jawa Timur. LAZISNU sudah membuat perencanaan mereka mendirikan huntara 500 unit. LAZISNU sudah membangun 70 unit masih ada kekurangan 430 unit," ujar Choirul, Rabu (22/5).
 
Sementara, Direktur Eksekutif NU Care- LAZISNU PBNU Qohari Cholil mengungkapkan, Danone telah kesekian kalinya mempercayakan aksi kemanusiaannya melalui LAZISNU. Sebelumnya, Danone juga mengamanahkan bantuan untuk Palestina kepada LAZISNU.
 
Dia menambahkan LAZISNU akan bekerja sama dengan LPBI PBNU dalam melakukan pendistribusian bantuan di lapangan. Selain itu, LAZISNU akan mengirimkan bantuan lain seperti bahan makanan siap saji dan tenaga psikososial untuk membantu proses pemulihan psikologis para korban.  
 
"Sebanyak 500 huntara yang memang nanti dibutuhkan oleh masyarakat Bawean untuk hunian sementara. Jadi, recovery, tapi sementara karena memang masih labil di sana. Ini (huntara) diperlukan oleh penyintas karena kondisinya masih labil dan masyarakat perlu berteduh dari hujan dan terik matahari. Insyaallah dengan bantuan ini akan kita wujudkan hunian sementara," ucap Qohari.
 
Qohari menyampaikan, banyak warga yang masih takut masuk rumah lantaran banyak gempa susulan yang masih sering terjadi sehingga dibutuhkan untuk pembangunan hunian sementara. 
 
”Sebelumnya LAZISNU telah memberikan bantuan melalui LAZISNU Bawean dan akan mengirimkan kembali di minggu ini untuk membantu para penyintas gempa,” ungkapnya.
 
Danone's Government and External Scientific Affairs Rahmat Hidayat menyatakan  komitmennya untuk mendukung respons terhadap bencana di Bawean dan berkolaborasi dengan PBNU. 
 
"Mekanismenya nanti akan kita selaraskan dengan strategi PBNU dalam melakukan respons terhadap bencana yang sedang terjadi khususnya di Bawean. Kita sepenuhnya akan berkolaborasi mendukung. Salah satu perwujudannya adalah membantu hunian sementara," tandasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore