Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 April 2023 | 17.05 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran, 138 Ribu Kendaraan Diprediksi Bakal Tinggalkan Jabodetabek

Sejumlah kendaraan melaju di jalan Tol Cikopo-Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022).  Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way arus balik Lebaran 2022 bagi kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta mulai dari Tol Palimanan kilomet - Image

Sejumlah kendaraan melaju di jalan Tol Cikopo-Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022). Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way arus balik Lebaran 2022 bagi kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta mulai dari Tol Palimanan kilomet

JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2023 terjadi pada Rabu (19/4). Sedangkan, arus balik lebaran Idulfitri diprediksi terjadi pada Selasa (25/4).
 
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan pihaknya memprediksi pada saat puncak arus mudik akan terjadi lonjakan kendaraan yang melintas di jalan tol sebesar 138 ribu kendaraan. Angka tersebut tercatat naik 2 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal di tahun 2022.
 
"Puncaknya sendiri arus mudik itu akan jatuh pada di H-3 tanggal 19 April 2023, kita prediksikan di hari tersebut ada sekitar 138 ribu kendaraan atau naik 2 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal di tahun 2022," kata Lisye dalam konferensi pers di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jati Asih, Bekasi, Senin (3/4).
 
 
Sementara itu, untuk arus balik Lebaran Idul Fitri 2023, Jasa Marga memprediksi puncaknya akan jatuh pada Selasa, 25 April. Dalam momen tersebut diprediksikan, jumlah kendaraan yang akan melintasi jalan tol mencapai 178 ribu kendaraan atau meningkat 5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
 
"Puncaknya arus balik itu akan jatuh pada 25 April 2023 atau H+2 sebesar 178 ribu kendaraan atau naik 5 persen dibandingkan dengan tingkat arus balik tahun lalu," tutur Lisye.
 

CONTRAFLOW: Kendaraan memadati tol Jakarta-Cikampek di kawasan Karawang, Jawa Barat, kemarin (24/12). Untuk mengurai kepadatan, Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai Km 47 hingga Km 61 arah Cikampek.

 
Lebih lanjut, Lisye mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalan mudik untuk bisa mematangkan rencana. Terlebih, puncak arus mudik yang ditetapkan Jasa Marga ini bertepatan dengan informasi cuti bersama terbaru yang telah dimajukan oleh pemerintah. 
 
"Jadi kami harapkan para pengguna jalan untuk bisa melakukan perencanaan untuk bisa menentukan kapan untuk melakukan perjalannya menuju arah timur, barat atau selatan," lanjutnya.
 
 
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi pergerakan masyarakat selama masa Lebaran Idulfitri 2023 diprediksi mencapai 123,8 juta orang. Jumlah tersebut meningkat 14,2 persen dibandingkan dengan prediksi pergerakan masyarakat di periode yang sama tahun lalu yang mencapai 85,5 juta orang.
 
Prediksi itu berdasar hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, ada beberapa faktor yang mengakibatkan tingginya potensi pergerakan masyarakat di masa mudik Idul Fitri 1444 Hijriah.
 
Di antaranya, tidak adanya pembatasan perjalanan dan persepsi positif dari masyarakat pada penyelenggaraan angkutan Lebaran 2022. Termasuk perekonomian yang semakin membaik.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore