Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Maret 2024 | 20.31 WIB

Panglima TNI Duga Ledakan di Gudmurah Kodam Jaya Akibat Gesekan Amunisi yang Kedaluwarsa

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama para Kepala Staf Angkatan mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024). - Image

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama para Kepala Staf Angkatan mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024).

 
JawaPos.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyambangi gudang amunisi daerah (Gudmurah) Kodam Jaya di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/3). Ia memastikan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WIB.
 
"Tentunya melalui sistematis pemeriksaan dan sebagainya, dan alhamdulillah pukul 03.45 WIB, api sudah bisa dipadamkan. Kemudian, langkah-langkah yang dilakukan pasca ledakkan, Pangdam Jaya dibantu satuan Jihandak dan POM untuk melaksanakan penyisiran dan pembersihan di lokasi ledakan," kata Jenderal Agus Subiyanto di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
 
Agus menjelaskan, amunisi yang meledak itu sudah kesaluwarsa. Ia menyebut, amunisi yang sudah kedaluwarsa sangat sensitif apabila terkena gesekan.
 
 
"Ya memang kalau sudah expayet itu relatif sensitif dia, labil. Dia kena gesekan, gerakan, kena panas dia akan mudah meledak. Makanya kita punya SOP penggudangannya itu, di bawah tanah," ucap Agus.
 
Meski demikian, Agus belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya ledakan itu. Ia pun mengaku tengah mencari penyebab terjadinya ledakan.
 
"Ya masih dicari penyebabnya. Tapi untuk penyebab kemungkinan yang tadi saya sampaikan itu dari gesekan, karena labil tersebut ya," tegas Agus.
 
Sebelumnya, Pangdam Jaya Jayakarta Mayjen TNI Mohamad Hasan menjelaskan kronologi terjadinya ledakan di gudang amunisi daerah (Gudmurah) Kodam Jaya, pada Sabtu (30/3) malam. Gudmurah itu berlokasi di Kampung Parung Pinang RT01/RW11, Dusun Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menurut Hasan, ledakan itu bermula dari kepulan asap yang terjadi gudang nomor 6 di Gudmurah Kodam Jaya. Ia mengamini, kepulan asap itu indikasi terjadinya ledakan.
 
"Jadi pada pukul 18.05 tadi, ditemukan indikasi adanya asap di gudang nomor 6, Gudmurah Kodam Jaya ini dan ternyata itu indikasi terjadinya ledakan," ungkap Hasan di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/3).
 
Mengetahui indikasi terjadinya ledakan, kata Hasan, petugas yang berjaga langsung menginformasikan kepada warga sekitar untuk menjauh dari lokasi ledakan. 
 
"Sehingga anggota segera memberitahukan kepada piket, untuk memberitahukan kepada masyarakat sekitar bahwa terjadinya ledakan, dan memang akhirnya terjadi ledakan di gudang nomor 6, gudang munis daerah Kodam Jaya ini," papar Hasan.
 
Hasan mengutarakan, gudang munisi nomor 6 Kodam Jaya itu berisi munisi-munisi yang sudah kedaluarsa. Ia menyebut, gudang itu berisi pengembalian dari berbagai satuan dari daerah Kodam Jaya di seluruh wilayah Jakarta ini berkisar ada Rp 160 ribu jenis munisi maupun bahan peledak yang ada di gudang itu.
 
Ia pun memastikan, tidak ada korban jiwa dari peristiwa ledakan itu. Hal ini setelah pihaknya melakukan pengecekan di sekitar peristiwa terjadinya ledakan.
 
"Sampai dengan saat ini, mengecek di seluruh lokasi di parimeter kita, satu kilo ke depan, satu kilo ke pemukiman, tidak ada korban jiwa, itu kami tegaskan tidak ada korban jiwa," ujar Hasan.
 
Hasan pun memastikan, sistem keamanan Gudmurah Kodam Jaya dipastikan keamananannya. Sebab, terdapat bungker untuk mengamankan jika terjadi ledakan.
 
"Kami pastikan prosedur sistem keamanan ini sudah sedemikian rupa. Sehingga kalau ada ledakan seperti ini diperkirakan akan aman," pungkasnya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore