
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berinteraksi dengan salah seorang pedagang yang baru menempati kawasan Serambi Ampel, Selasa (5/3/2024). ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melaksanakan relokasi terhadap 250 pedagang yang sebelumnya beroperasi di wilayah Kecamatan Simokerto, Pabean Cantikan, dan Semampir, untuk dipindahkan ke Serambi Ampel atau eks rumah potong babi dan terminal bus wisata religi Sunan Ampel.
Dikutip dari ANTARA, menurut Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkodag) Surabaya, Dewi Soeriyawati, terdapat 138 pedagang dari Kecamatan Semampir, 78 pedagang dari Kecamatan Pabean Cantikan, dan dari Kecamatan Simokerto ada 34 pedagang yang direlokasi.
"Ada 138 pedagang dari Kecamatan Semampir, 78 pedagang dari Kecamatan Pabean Cantikan, dan dari Kecamatan Simokerto ada 34 pedagang," katanya.
Dewi juga menyebutkan bahwa jumlah pedagang yang berada di Serambi Ampel atau pusat wisata kuliner mencapai 161 orang, sementara yang berada di terminal bus mencapai 89 pedagang. Mayoritas pedagang di kedua lokasi tersebut adalah pedagang makanan dan minuman.
Dewi menjamin para pedagang bahwa tidak perlu khawatir terkait potensi sepi pembeli di kedua lokasi baru tersebut, karena pihaknya telah mempersiapkan langkah-langkah untuk membantu memasarkan produk mereka.
Dia menjelaskan bahwa akan diadakan pertunjukan musik, serta pertemuan juga bisa dilakukan di Serambi Ampel.
Tidak hanya itu, Dewi juga menjelesakan bahwa Dinkopdag juga punya aplikasi E-Peken, yang memudahkan untuk memesan makanan misalnya makan siang.
"Nanti ada musik, pertemuan juga bisa dilakukan di Serambi Ampel. Kemudian Dinkopdag juga punya E-Peken, jadi kalau nanti teman-teman itu butuh makan siang misalnya, maka bisa pesan lewat itu," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa relokasi pedagang merupakan bagian dari upaya penataan wilayah Ampel sebagai kawasan wisata terpadu.
Dia menyampaikan, bahwa dengan relokasi ini pedagang akan terjadi koneksi antara satu dan lainnya.
Menurut Eri Cahyadi program ini masih langkah awal dan akan terus dilanjutkan hingga Mei.
"Jadi terkoneksi antara satu dan lainnya. Ini masih tahap awal, nanti dikerjakan sampai Mei," kata dia.
Setelah proses relokasi selesai, Pemkot Surabaya akan melakukan penataan pada area sungai di Jalan Pegirian.
Dia menambahkan bahwa tempat yang berada di atas sungai tersebut akan mengalami perubahan total, sehingga akan lebih menonjolkan bentuk kawasan religi.
"Di depan ini yang tempatnya ada di atas sungai diubah total, sehingga lebih menampilkan bentuk kawasan religi," ujarnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
