KPU Bangkalan temukan kertas plano kosong dan surat suara tidak tercoblos di beberapa TPS./Dok Antara
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan menemukan kertas plano kosong dan surat suara yang belum tercoblos.
Tak hanya di satu tempat, penemuan ini diketahui terjadi di enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Gunung Siring, Kecamatan Kwanyar.
Alhasil, kejadian ini memaksa mereka untuk melakukan penghitungan ulang.
Dikutip dari ANTARA, Senin (4/3), Zainal Arifin, Ketua KPU Bangkalan, menjelaskan bahwa penghitungan ulang dilakukan setelah protes dari pengurus partai politik kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang menyebutkan ketidaksesuaian data hasil perolehan.
Enam TPS yang terkena dampak adalah TPS 007, TPS 001, TPS 008, TPS 004, TPS 005, dan TPS 002.
"Karena itu, khusus enam TPS tersebut kami melakukan penghitungan ulang hari ini, sebagai tindak lanjut sekaligus upaya penyelesaian," katanya.
Awalnya dilaporkan ada 16 TPS bermasalah, tapi setelah penelitian, hanya enam yang terkonfirmasi.
"Awalnya ada 16 TPS yang dilaporkan bermasalah oleh pengurus partai politik, tapi setelah dilakukan penelitian hanya enam TPS," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Bangkalan, Ahmad Mustain Shaleh, mengungkapkan bahwa 85 TPS memiliki masalah serupa yang memerlukan pengecekan data hasil perolehan suara.
Namun, hingga saat ini, hanya enam TPS yang telah dilakukan penghitungan ulang, sementara sisanya masih dalam pertimbangan lebih lanjut.
Mustain juga menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan adanya kesengajaan dari pihak penyelenggara pemilu dalam kesalahan data tersebut.
Hal ini menjadi perhatian karena bukan pertama kalinya pemilu di Kabupaten Bangkalan mengalami insiden serupa.
"Kami juga masih menelusuri lebih lanjut mengenai hal ini, terutama akan kemungkinan adanya unsur kesengajaan oleh oknum penyelenggara pemilu sehingga data perolehan suara bisa berbeda antara yang tertulis di C1 dan C plano," tutur Mustain.
Sebelumnya, KPU telah melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di beberapa TPS karena pelanggaran yang serupa.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
