
Stasiun Kelas III BMKG Dhoho Kediri sudah mulai beroperasi.
JawaPos.com – Meski Bandara Internasional Dhoho Kediri masih juga belum beroperasi, berbagai persiapan penunjang bandara terus dikebut pengerjaannya bahkan ada yang sudah beroperasi.
Selain stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sudah dibuka beberapa waktu lalu, kini giliran Stasiun Kelas III Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dhoho Kediri.
Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Jumat (1/3), diketahui, Stasiun Kelas III BMKG Dhoho Kediri itu sudah mulai beroperasi.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III BMKG Dhoho Kediri Lukman Soleh. “Sebenarnya sudah beroperasi sejak November. Namun baru maksimal beberapa hari terakhir,” terangnya.
Lukman mengungkapkan, operasional Stasiun Kelas III BMKG sebenarnya telah dimulai sejak November lalu. Yang mana, hal tersebut sudah sesuai dengan jadwal yang direncanakan.
Kendati demikian, Lukman mengakui saat itu stasiun belum maksimal. Beberapa layanan pun belum dilakukan. Karena saat itu, stasiun hanya difungsikan untuk menyiapkan kalibrasi pesawat saja.
Baca Juga: Uang Ganti Rugi Tol Kediri-Tulungagung yang Jadi Akses Bandara Dhoho Pekan Ini Kembali Cair
Lalu, apa yang dilakukan stasiun setelah tahap kalibrasi bandara selesai?
Merespon hal tersebut, Lukman menyebut, setelah itu stasiun mulai berbenah. Beberapa layanan pun mulai dibuka. Salah satunya, layanan meteorologi sinoptik.
Untuk diketahui, meteorologi sinoptik sendiri adalah layanan untuk melihat kondisi cuaca harian hingga dasarian. Namun, untuk meteorologi penerbangan, menurutnya masih belum dilakukan untuk bandara ini.
“Belum dilakukan karena memang belum ada penerbangan,” katanya sembari menyebut pihaknya dan stasiun yang dia pimpin sudah dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan.
Lagi pula, menurutnya meski belum ada penerbangan, layanan meteorologi tetap terus dilakukan. Mulai dari melihat suhu, arah angin, tekanan udara, posisi awan, hingga intensitas curah hujan.
Memang laporan itu masih belum digunakan untuk Bandara Dhoho Kediri, tetapi untuk beberapa bandara di Indonesia. Laporan tersebut akan dikirim ke bandara terdekat untuk dijadikan catatan pilot yang akan melewati langit Kabupaten Kediri.
“Jadi kami ada databasenya, nanti dapat jadi laporan ke pusat yang dikirim ke bandara sekitar,” sambungnya.
***

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
