
Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati (kedua kanan) berjalan dengan mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Jumat (23/9/2022). Sudrajad Dimyati ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai
JawaPos.com - Hakim Agung Sudrajad Dimyati bakal menjalani sidang perkara suap yang melilitnya pada Rabu (15/2) mendatang. Selain Dimyati, Pengadilan Negeri (PN) Bandung dijadwalkan menggelar seluruh sidang para terdakwa lain dalam perkara suap yang sama.
Humas PN Bandung Dalyusra, mengatakan sidang suap penanganan perkara di lingkungan MA itu bakal mulai digelar Rabu (15/2) untuk terdakwa Sudrajad Dimyati. Sidang itu dipimpin langsung oleh hakim Sihar Hamonangan Purba selaku Ketua PN Bandung.
"Untuk seluruh terdakwa (sidang di PN Bandung), tetapi majelis hakim tidak sama," katanya di Bandung, Jabar, dikutip dari Antara Minggu (12/2).
Adapun sidang terdakwa Sudrajad Dimyati menurutnya terdaftar dengan nomor perkara 23/Pid.Sus-TPK/2023/PN Bdg yang didaftarkan pada Rabu (8/2). Dalam hal ini, Sudrajad Dimyati merupakan tersangka penerima suap.
Sedangkan untuk tersangka penyuap yakni Heryanto Tanaka dijadwalkan menjalani sidang di PN Bandung pada Senin (13/2). Perkara Heryanto Tanaka itu terdaftar dengan nomor perkara 17/Pid.Sus-TPK/2023/PN Bdg.
Dalam perkara penyuap Hakim MA itu ada dua terdakwa. Selain Heryanto Tanaka, ada juga Ivan Dwi Kusuma Sujanto selaku terdakwa II.
Selain itu, dalam kasus tersebut ada dua terdakwa yang sudah menjalani sidang di PN Bandung yakni Theodorus Yosep Parera dan Eko Suparno. Kedua terdakwa itu terlibat dalam pusaran kasus suap hakim MA itu selaku pengacara Heryanto Tanaka.
Sebelumnya pada 23 September 2022, KPK menetapkan 10 orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di MA, salah satunya ialah Hakim Agung pada MA Sudrajad Dimyati (SD).
Sedangkan Heryanto Tanaka (HT) selaku swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana pihak pemberi dalam kasus itu ditetapkan sebagai tersangka pada 3 Oktober 2022.
Kemudian KPK juga pada 8 Desember 2022 menahan Hakim Agung Gazalba Saleh (GS) sebagai tersangka dalam pengembangan kasus itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
